Bhayangkara Presisi Melaju ke Final AVC Men’s Volleyball Champions League 2026
Minggu, 17 Mei 2026, 09:21 WIBPONTIANAK â Jakarta Bhayangkara Presisi (JBP) sukses mengamankan tiket menuju final AVC Menâs Volleyball Champions League 2026 setelah mengalahkan wakil Korea Selatan, Hyundai Capital Skywalkers (HCS) 3-0, pada semifinal di GOR Terpadu A. Yani Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (16/5) malam WIB.
Kemenangan tiga set langsung yang diraih Bhayangkara membuat mereka akan menghadapi klub asal Iran, Foolad Sirjan Iranian, pada partai final yang dijadwalkan berlangsung Minggu (17/5).
Dukungan ribuan penonton yang memenuhi arena pertandingan menjadi suntikan semangat bagi skuad Bhayangkara sejak laga dimulai. Atmosfer panas langsung terasa ketika Farhan Halim dan rekan-rekan berusaha menekan permainan lawan.
Pada set pertama, JBP tampil menekan melalui pola serangan cepat yang membuat Hyundai kesulitan keluar dari tekanan. Tim tuan rumah akhirnya mengamankan set pembuka dengan skor 25-23.
Perlawanan sengit ditunjukkan HCS pada set kedua. Kedua tim saling mengejar angka dan mempertahankan intensitas permainan tinggi hingga skor sempat imbang 25-25. Namun, Bhayangkara tampil lebih tenang di poin-poin kritis dan menutup set dengan kemenangan 27-25.
Drama sempat terjadi pada set ketiga ketika Keita menerima kartu kuning akibat memprotes keputusan wasit terkait dugaan touch ball dari Alfin Daniel. Situasi tersebut membuat Hyundai unggul 6-4 dan sempat menjaga jarak poin.
Meski demikian, Bhayangkara perlahan mampu bangkit. Dua ace beruntun dari Keita berhasil memperkecil selisih angka menjadi 15-14 dan membakar semangat pendukung tuan rumah.
Tekanan demi tekanan terus dilancarkan Bhayangkara lewat aksi Keita, Farhan Halim, serta Mozic. Di sisi lain, Simon tampil disiplin menjaga area pertahanan melalui blok-blok efektif yang menyulitkan serangan Hyundai.
Momentum akhirnya berpihak kepada Bhayangkara. Spike keras Keita pada akhir set memastikan kemenangan 25-23 sekaligus menutup pertandingan dengan skor 3-0.
Kapten JBP, Nizar Julfikar, menyebut timnya masih memiliki sejumlah catatan evaluasi meski berhasil mencapai final.
âKami memang masih ada kendala karena persiapan tim juga cukup singkat, jadi wajar masih ada sedikit struggle di pertandingan. Namun, untuk besok kami fokus saja, menikmati pertandingan dan berjuang sampai selesai,â ujar Nizar.
Pelatih Bhayangkara, Reidel Toiran, mengatakan kemenangan ini menjadi modal penting sebelum menghadapi lawan kuat dari Iran.
âAda yang lebih dan ada yang kurang, tetapi yang penting kami menang dan masuk final. Pasti ada evaluasi, tetapi sekarang fokus recovery dan persiapan untuk menghadapi tim Iran,â kata Reidel.
Sementara itu, pemain JBP, Marko Sedlacek Mozic, menilai keberhasilan timnya tak lepas dari performa solid dalam receive dan blok.
âKami bermain sangat baik dalam receive dan blok. Keita tampil luar biasa di serangan. Besok final akan sulit karena tim Iran sangat kuat, tetapi kami ingin menang,â ucap Mozic.
Dari pihak Hyundai Capital Skywalkers, Seung Bin mengakui atmosfer dukungan penonton menjadi salah satu faktor yang menguntungkan Bhayangkara.
âAda banyak pemain kuat di Bhayangkara dan dukungan penonton Indonesia luar biasa. Atmosfer seperti ini sangat membantu pemain tuan rumah,â katanya.
- jakarta bhayangkara presisi
- Bhayangkara Presisi
- AVC Men's Champions League 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Erdogan ke Pezeshkian : Pelanggaran Wilayah Udara Turki Tidak Bisa Ditoleransi
-
Perjalanan Mudik yang Aman dan Nyaman di Bengkulu
-
Asosiasi Pasar Emas Indonesia Ditargetkan Lahir Juni 2026
-
Budaya Jembrana Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Nasional
-
Pemprov DKI Segel Permanen Atlas Padel Kembangan karena Langgar Aturan RTH
-
Produksi kerupuk kemplang terhambat cuaca
-
Tangerang Perkuat Keamanan Jelang Mudik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.