Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemlu Repatriasi 1.119 WNI dari Zona Darurat Sepanjang 2023

📅 Sabtu, 27 Apr 2024, 10:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemlu Repatriasi 1.119 WNI dari Zona Darurat Sepanjang 2023 Doc: ANTARA/Mentari Dwi Gayati
Ket. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (26/4/2024).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (26/4/2024). ANTARA/Mentari Dwi Gayati

Repatriasi WNI berhasil dilakukan dari berbagai situasi darurat, termasuk dari zona konflik dan bencana alam, termasuk saat gempa bumi dahsyat di Turki dan Suriah, serta konflik di Sudan dan krisis kemanusiaan di Gaza

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri RI menyatakan bahwa sejumlah 1.119 WNI berhasil direpatriasi ke tanah air dari kawasan yang mengalami kedaruratan di berbagai belahan dunia sepanjang tahun 2023.

"Repatriasi WNI berhasil dilakukan dari berbagai situasi darurat, termasuk dari zona konflik dan bencana alam, termasuk saat gempa bumi dahsyat di Turki dan Suriah, serta konflik di Sudan dan krisis kemanusiaan di Gaza, Palestina," ucap Retno di Jakarta, Jumat.

Saat membuka agenda penganugerahan Hassan Wirajuda Pelindungan WNI Award (HWPA) 2023 di Taman Ismail Marzuki, Retno mengakui kondisi dunia yang amat dinamis akibat bencana alam, konflik bersenjata, maupun dinamika lainnya, menuntut pihaknya untuk semakin giat melindungi WNI.

Oleh karena itu, tantangan ke depan untuk memastikan WNI di seantero dunia terlindungi akan jadi semakin kompleks, ucap Menlu.

Terlebih, jumlah kasus WNI bermasalah di luar negeri pada tahun 2023 tercatat sebanyak 53.598 kasus, meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan jumlah kasus pada 2022 sebanyak 35.149 kasus.

Menlu turut menyoroti tren perekrutan pekerja, termasuk WNI, di perusahaan judi daring dan penipuan daring (online scam) di Asia Tenggara meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

"Hal tersebut menjadi titik awal eksploitasi tenaga kerja hingga terjadinya TPPO," kata dia.

Meski demikian, Kemlu RI akan tetap berusaha melindungi WNI di manapun berada sebagai upaya mewujudkan alinea keempat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang mengamanatkan negara untuk "melindungi segenap bangsa Indonesia,"katanya menegaskan.

Kemlu RI pada Jumat kembali menganugerahkan penghargaan HWPA 2023 kepada 23 individu dan entitas yang dinilai berjasa dalam upaya pelindungan WNI di luar negeri. Sejumlah penerima anugerah tersebut diketahui berjasa memastikan keselamatan WNI di zona bencana atau konflik.

Salah satunya adalah Duta Besar RI untuk Sudan, Sunarkoyang berjasa melindungi WNI di tengah perang saudara yang berkecamuk di negara itu dan berhasil mengevakuasi WNI ke tempat yang aman dari peperangan.

Penghargaan juga diberikan kepada Duta Besar RI untuk Turki periode 2019-2023 Lalu Muhamad Iqbal yang pada peristiwa gempa besar di selatan negara tersebut di awal 2023, berjasa memastikan keselamatan WNI yang terdampak gempa serta berinisiatif mengirimkan bantuan penanganan bencana kepada warga setempat dengan segera.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

13 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.