Bersama Seribu Penari, Menteri Bintang Rayakan Hari Tari Sedunia di Bali

Sabtu, 27 Apr 2024, 14:05 WIB

DENPASAR - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati ikut merayakan Hari Tari Sedunia bersama seribuan penari di Bali.

Dalam peringatan tersebut, Bintang Puspayoga, sapaannya, mengaku bangga karena sebelum acara dibuka, sebanyak sekitar 1.100 penari muda menari Sekar Jempiring terlebih dahulu di halaman Dharma Negara Alaya, Denpasar, Sabtu (27/4).

"Ini suatu kebanggaan bisa hadir di acara ini, pertama ketika pembukaan di bawah, penari Sekar Jempiring menari bersamaan seribu penari, apresiasi luar biasa bagaimana pun juga 20 tahun lalu kita yang menggagas dan tetap dilestarikan di Kota Denpasar," kata dia.

Dari perayaan Hari Tari Dunia di Bali tahun ini, Menteri PPPA melihat hal yang menarik, dimana selain seribuan pelajar perempuan yang menari serentak, turut hadir para penari Bali senior.

Sejumlah penari perempuan legendaris berpakaian tari lengkap melakukan gerakan tarian yang indah di atas panggung pagelaran diiringi gamelan dari penabuh.

"Semangat para penari senior seperti Arini dan Susilowati yang turun menari itu betul-betul menjadi inspirasi dan motivasi bagi adik-adik untuk melestarikan warisan budaya ini," ujar Bintang.

Dalam kegiatan yang dinamai Naluriku Menari ini Penanggung Jawab kegiatan bernama Ida Bagus Eka Harista mengatakan jika ditotal dalam dua hari sekitar 2.500 seniman terlibat, dengan 2.000 di antaranya adalah penari khusus pengisi pertunjukan.

Dalam perayaan Hari Tari Sedunia ini mereka melibatkan tidak hanya penari di Kota Denpasar namun seluruh Bali, ada pula dari Sulawesi, Sumatera, hingga Kanada.

"Tetapi jenis tariannya berbagai genre, ada tango, salsa, kpop, tari bali, dan tari kontemporer hari ini dan besok," kata dia.

Terkait apresiasi Menteri PPPA karena kehadiran penari legendaris, pendiri komunitas tari Naluri Manca itu mengatakan memang sengaja pada tahun ini fokus pada pemberian ruang bagi penari senior.

"Konsep Hari Tari Sedunia ini kami fokuskan kepada seniman-seniman senior, ketika kami mengemas video dokumenter menjajaki seniman legendaris mereka terketuk terharu," ujarnya.

Pada akhirnya mereka melihat sebenarnya para seniman membutuhkan ruang untuk bertemu dari yang usia termuda hingga tertua, mereka butuh saling melihat kondisi lintas generasi dan bagaimana perkembangannya.

"Ini akan menjaga kelestarian itu bukan hanya mengulang saja, karena perkembangannya cepat sehingga banyak yang melakukan eksplorasi, penting komunikasi antara maestro dengan yang baru agar tahu mana yang boleh diubah dan dikembangkan," kata Bagus Eka.

Selain ribuan penari yang melakukan pementasan, dan seribu pelajar lainnya menari Sekar Jempiring, panitia juga menggelar lomba menari sebagai pemantik generasi muda dalam melestarikan tarian.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.