Produktivitas Pertanian Jatim Dipacu

Jumat, 19 Apr 2024, 10:17 WIB

JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) mengupayakan peningkatan luas tanam dan produktivitas pertanian di Provinsi Jawa Timur (Jatim) melalui sistem pompanisasi. Langkah itu diharapkan dapat menekan impor beras.

"Ini kita pasang pompa sehingga yang tadinya tanam satu kali bisa jadi tiga kali, artinya kita bisa capai nanti, dari Jawa Timur saja target kenaikan mencapai 2 juta ton minimal 1 juta ton itu bisa menutupi 50 persen impor (beras) kita hanya dari satu provinsi," kata Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman usai memimpin Apel Siaga Alsintan di Lapangan Kodam V Brawijaya, Surabaya, Kamis (18/4).

Ket. Foto: — Sumber: ISTIMEWA

Dia menyampaikan Apel Siaga tersebut ditujukan untuk meningkatkan luas tanam dan produksi pertanian melalui kegiatan pompanisasi. Mentan menyebut pompanisasi ini merupakan solusi cepat dan tepat dalam menangani pertanian dampak fenomena El Nino.

"El Nino memiliki dampak signifikan bagi sektor pertanian. Dampak besar yang jelas terlihat adalah penurunan produksi pangan terutama beras secara nasional di tahun 2023," ujar Amran dalam keterangan resmi di Jakarta.

Mentan juga mengatakan pompanisasi akan memberi dampak positif dalam memenuhi target produksi untuk kebutuhan pangan nasional tahun ini.

"Pompa ini solusi cepat untuk menangani El Nino, karena pompa ini bisa membantu petani menanam dan berproduksi secara cepat dan maksimal, kalau kita bangun sawah baru itu butuh satu, dua bahkan tiga tahun, tapi kalau pompanisasi ini bisa meningkatkan produksi secara cepat" terang Mentan.

Lebih lanjut, Amran menuturkan sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional, Provinsi Jawa Timur memiliki kurang lebih seluas 380.000 hektare lahan tadah hujan.

Maksimalkan Penanaman

Karena itu, Amran optimistis sistem pompanisasi mampu memaksimalkan penanaman padi di lahan 380.000 hektare tersebut. Dengan begitu Jawa Timur dipastikan dapat menutupi 50 persen kebutuhan beras nasional yang beberapa tahun belakangan ini dipenuhi dari impor.

Amran menambahkan Kementerian Pertanian telah mengalokasikan 3.700 unit pompa air yang akan disebar ke 21 kabupaten dan kota di Jawa Timur. Bantuan pompa tersebut senilai 113,9 miliar rupiah dengan cakupan area yang diairi diperkirakan seluas 60.165 hektare.

Di tempat yang sama, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengatakan bahwa provinsi tersebut masih mempertahankan posisi sebagai produksi padi terbesar di Indonesia.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.