DKI Optimistis Penataan Kawasan Kebayoran Lama Bisa Tingkatkan Kenyamanan

Jumat, 19 Apr 2024, 16:05 WIB

Jakarta -- Dinas Cipta Karya, Pertanahan, dan Tata Ruang (Citata) DKI Jakarta optimis penataan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan termasuk perbaikan infrastruktur bisa meningkatkan kenyamanan bagi warga yang berkunjung ke kawasan tersebut.

"Jalan nanti kita kembangkan dan saluran (drainase) kita perbaiki. Harapannya pembangunan kawasan Kebayoran Lama sesuai rencana," kata Kepala Dinas CitataDKI Jakarta Heru Hermanto di Gedung DPRD DKI Jakarta,Jumat.

Ket. Foto: Perencanaan penataan kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. — Sumber: ANTARA/HO-Instagram dkijakarta

Heru menyebut sebelumnya kawasan itu sudah ditata pada bagian pelayanan publik.

Menurut Herupenataan KebayoranLama harus melalui perencanaan yang matangdan melibatkan antar instansi untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

"Penataansebenarnya sudah berlangsung tinggal eksekusi pelaksanaan di lapangan kaya apa. Kalau penataannya kan butuh semua terlibat. Kalau pembiayaan tidak ikut terlibat, tentunya bakal sulit untuk diwujudkan," jelas Heru.

Pemprov DKI Jakarta berencana menata kawasan Kebayoran Lama dengan membagi empatblok yang terdiri atas ruang terbuka hijau (RTH) fungsional, penataan jalan, penataan taman koridor usaha mikro, dan penataan taman transit Kebayoran.

Pertama, penataan Blok A yang meliputi RTH fungsional dan parkir dengan total luas lahan 8.336 meter persegi. Nantinya, fungsi lahan akan difokuskan untuk penyediaan selterparkir, penampungan pedagang kaki lima (PKL), dan taman.

"Lokasi ini difungsikan juga sebagai penanda (landmark)kawasan Kebayoran Lama yakni dengan menampilkan ornamen Betawi yang dibuat dalam bentuk besar dan modern," tulis Instagram resmi @dkijakarta, dikutip Jumat.

Lalu pada Blok A juga akan difungsikan sebagai area parkir yang disediakan dalam RTH Fungsional. Artinya, kawasan ini sebagai lokasi perpindahan antar modadengan kantong parkir kawasan Kebayoran Lama.

Diharapkan, proses menaikkan dan menurunkan penumpang dapat dilakukan di area ini, sehingga tidak lagi mengganggu kinerja layanan jalan karena adanya aktivitas kendaraan umum yang berhenti di sembarang tempat.

Lalu, penataan Blok B terdiri dari penataan jalan, lintas bawah (underpass), jalur pedestrian, jalur sepeda kolongflyover, menara pemantau lalu lintas dan bulevar, dengan total luas 41.408 meter persegi.

Penataan Blok B akan menyediakan halte sebagai upaya meningkatkan pelayanan titik bus stop yang sudah ada. Fungsieksistingdi zona ini merupakan titik bus stop JakLingko (TransJakarta).

Halte tersebut dilengkapi dengan penerangan, ruang terbuka hijau (taman), dan marka henti angkutan umum. Selain itu, halte ini juga menyediakan aksesyang baik melalui integrasi dengan jalur pedestrian dan jalur sepeda

Lalu,underpassperlintasan Kereta Api berfungsi sebagai alternatif konektivitas jaringan jalan, sehingga masyarakat yang hanya melintas dapat menggunakanunderpassini. Adapununderpassini merupakan bagian dari penataan jalan, dimana implementasinya dilakukan setelah adanya pelebaran jalan yang memadai, yang tentunya dalam lanjutan perencanaanunderpassperlu memperhatikan aspek teknis yang lebih detail.

Lalu penataan Blok C meliputi penataan area pedagang campuran. Blok C ini nantinya akan dibangun koridor pejalan kaki yang dilengkapi dengan taman dan penerangan sehingga pengunjung lebih nyaman.

Koridor ini juga berfungsi menghubungkan Pasar Kebayoran Lama dengan Stasiun Kebayoran, sehingga pengunjung yang membawa kendaraan bisa parkir di kawasan RTH Fungsional.

Terakhir, penataan Blok D meliputi penyediaan taman transit Kebayoran. Taman akan berlokasi di bawah jalan layang, persimpangan Jalan Teuku Nyak Arief dekat halte koridor 8 TransJakarta. Taman akan difungsikan sebagai akses masuk kawasan Kebayoran Lama dari arah timur dan selatan sekaligus meningkatkan proporsi jumlah RTH di kawasan tersebut.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.