Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemudik Diimbau Patuhi Aturan Lalin ‘One Way’

📅 Senin, 15 Apr 2024, 03:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemudik Diimbau Patuhi Aturan  Lalin ‘One Way’ Doc: antara

Pemerintah menerapkan rekayasa lalu lintas One Way sebagai upaya untuk mengatasi kemacetan pada puncak arus balik Idul Fitri 1445 H.

Jakarta - Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono mengimbau para pemudik untuk mematuhi aturan lalu lintasone waypada arus balik Lebaran 2024 untuk meminimalkan risiko.

"Kerja sama seluruh pihak, termasuk masyarakat, sangat penting guna mewujudkan keamanan dan kelancaran lalu lintas serta meminimalkan risiko kecelakaan," kata Rivan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (14/4).

One waydiberlakukan dari kilometer (km) 414 sampai km 72, kemudian dari km 72 diberlakukancontraflowsampai km 47. Paralel dengan hal itu, juga diterapkan kebijakan pembatasan ganjil-genap.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan pemberlakuanone waydi pintu-pintu masuk tol menuju arah barat tetap bisa berjalan tanpa perlu menunggu pemberangkatan kendaraan dari gerbang tol Kalikangkung.

Sementara Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut pergerakan kendaraan dari wilayah Solo, Boyolali, Salatiga, dan Banyumanik sudah cukup masif sehingga pemberlakuanone wayperlu dilaksanakan.

Kendati begitu, Pemerintah telah menyetujui kebijakan kerja dari rumah atauwork from home(WFH) untuk aparatur sipil negara (ASN) selama dua hari, tepatnya 16-17 April. Oleh karena itu, Budi mengimbau para pemudik untuk bisa memanfaatkan kebijakan tersebut dalam menentukan hari kepulangan mereka.

Lebih lanjut, jalur tol Bogor, Ciawi, Sukabumi (Bocimi) yang mengalami longsor di km 64 telah bisa dilalui satu lajur sejak Kamis lalu. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan akan ada aturan lebih lanjut oleh Kapolres setempat untuk memanfaatkan satu lajur itu.

"Setelah masa Lebaran ini kita akan kembali tindak lanjuti dengan perbaikan permanen yang membutuhkan waktu relatif lama," ujar Basuki.

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Aan Suhanan turut mengingatkan masyarakat yang akan kembali ke Jabodetabek maupun ke daerah lain di wilayah barat, agar tetap menjaga kesehatan dan jangan berkendara apabila stamina dan konsentrasi sudah mulai berkurang. Ia mempersilakan untuk gunakanrest area, dan jangan berhenti di bahu jalan karena ini akan memengaruhi perlambatan.

Rekayasa Lalin

Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division menyampaikan masih ada 40 persen pemudik atau lebih dari 100 ribu kendaraan diprediksi akan kembali ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) hingga Senin, 15 April melalui Gerbang Tol (GT) Kalihurip Utama.

"Jasa Marga memprediksi masih ada 40 persen pemudik atau lebih dari 100 ribu kendaraan yang akan kembali menuju Jabodetabek melalui Gerbang Tol (GT) Kalihurip Utama pada H+3 sampai dengan H+4 Idul Fitri 1445 Hijriah," kata Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati di Jakarta, Minggu.

Menurutnya pihaknya bersama Kepolisian melakukan berbagai upaya rekayasa lalu lintas guna mengurai kepadatan, seperti buka tutup aksesrest areajika dibutuhkan, mengoptimalkan gardu transaksi menuju Jakarta di GT kalihurip Utama, serta penambahan alat transaksi pembayaran melalui uang elektronik atauMobile Reader.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.