BNPB: Banjir di Pasuruan Sudah Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Jumat, 12 Apr 2024, 14:36 WIBJAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan banjir yang melanda Pasuruan, Jawa Timur, surut dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat setempat sudah kembali normal.
"Banjir sudah surut," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (12/4).
Menurut dia, banjir tersebut terjadi setelah Pasuruan diguyur hujan intensitas sedang dalam durasi yang panjang mulai dari Selasa (9/4) malam hingga Kamis (11/4).
Kondisi pun semakin diperparah akibat meluapnya aliran Sungai Welang, Sungai Petung, dan Sungai Kedularangan.
Tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasuruan mencatat luapan sungai tersebut membuat ratusan rumah tergenang banjir setinggi 60-70 centimeter.
Adapun wilayah terdampak banjir meliputi wilayah Kecamatan Pohjentrek, Gondangwetang, Bangul, Rembang, Beji, Rejoso, dan Kraton.
"Satu warga Kecamatan Pohjentrek dilaporkan meninggal dunia akibat banjir tersebut," ujarnya.
Kendati demikian, ia memastikan kondisi mulai kondusif termasuk arus lalu lintas di Jalan Tambakrejo, Kraton yang sempat tersendat akibat tergenang banjir sudah kembali normal.
Tim reaksi cepat BPBD bersama personel kepolisian pun masih bersiaga di lokasi untuk mempercepat tindakan bila terjadi banjir susulan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jadwal SEA V Cup 2026: Indonesia Buka Laga Kontra Kamboja
-
Yogurt Beku dan Es Krim, Lebih Sehat Mana? Ini Kata Ahli Nutrisi
-
Jakarta Kuatkan Diri sebagai Rumah Keberagaman
-
FerranTorres: Hari Ini Takdir Telah Ditentukan, Spanyol Jadi Juara di Final Piala Dunia
-
BNPB: Tanggul Jebol Picu Banjir di Tapteng, 150 Warga Mengungsi
-
BNPB: 4.000 Liter Air Bersih Dikirim untuk Atasi Kekeringan di Bandung Barat
-
Ngeri, WNA Vietnam Buka Praktik Dokter Ilegal di Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.