- Home
-
- Luar Negeri
-
- Yellen Bertemu Kepala Bank...
Yellen Bertemu Kepala Bank Sentral Tiongkok, Tekankan Soal Kelebihan Kapasitas
Senin, 08 Apr 2024, 11:51 WIBBEIJING - Menteri Keuangan AS Janet Yellen akan mengakhiri pertemuan empat hari di Tiongkok dengan kunjungan ke bank sentral saat ia menekankan tuntutannya kepada para pemimpin Tiongkok untuk mengendalikan kelebihan kapasitas industri dan meningkatkan permintaan domestik.
Yellen, yang melakukan perjalanan keduanya ke Tiongkok untuk meredakan ketegangan antara kedua negara, menyuarakan kekhawatiran mengenai pertumbuhan pesat ekspor kendaraan listrik, baterai, panel surya, dan barang-barang energi ramah lingkungan lainnya di Tiongkok.
Dia berpendapat dukungan negara Tiongkok telah menyebabkan kapasitas produksi jauh melebihi permintaan domestik, dan ekspor akan mengancam lapangan kerja di AS dan negara-negara lain.
Yellen berbicara panjang lebar tentang masalah ini dengan Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang. Ia juga telah bertemu dengan Menteri Keuangan Lan Foan pada Minggu dan mantan wakil perdana menteri Liu He pada Senin.
Dalam pembacaan pertemuan keuangan, Departemen Keuangan AS mengatakan Yellen dan Lan membahas prospek makroekonomi dan perkembangan keuangan di Amerika Serikat dan Tiongkok.
"Mereka juga membahas peran penting yang dapat dimainkan oleh Departemen Keuangan dan Kementerian Keuangan dalam menjaga saluran komunikasi yang tahan lama antara AS dan Tiongkok," kata Departemen Keuangan AS.
Li menolak pernyataan Yellen, menurut kantor berita Xinhua yang mengutip dia yang mengatakan bahwa AS harus "menahan diri untuk mengubah masalah ekonomi dan perdagangan menjadi masalah politik atau keamanan" dan memandang masalah kapasitas produksi dari sudut pandang yang "berorientasi pasar dan sudut pandang umum".
Menteri Perdagangan Tiongkok Wang Wentao menyuarakan keberatan yang lebih tajam dalam pertemuan meja bundar dengan produsen kendaraan listrik Tiongkok di Paris, dengan mengatakan bahwa pernyataan AS dan Eropa mengenai kelebihan kapasitas kendaraan listrik Tiongkok tidak berdasar.
"Perusahaan kendaraan listrik Tiongkok mengandalkan inovasi teknologi berkelanjutan, sistem produksi dan rantai pasokan yang sempurna, serta persaingan pasar penuh untuk pengembangan pesat, bukan mengandalkan subsidi untuk mendapatkan keunggulan kompetitif," kata Wang dalam perjalanannya untuk membahas penyelidikan anti-subsidi di Uni Eropa.
Yellen akan mengakhiri perjalanannya ke Guangzhou dan Beijing dengan konferensi pers pada hari Senin nanti.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: CNA
Berita Terkait:
-
Inggris Siapkan Strategi Khusus Hentikan Haaland
-
Pilih Mapan Dulu Baru Nikah, Ini Tren yang Melanda Pemuda Dunia
-
Cuaca Jakarta Hari Ini Diprakirakan Cerah Berawan dari Pagi hingga Malam
-
Transportasi Kereta Api di Sumut Mulai Jadi Favorit, Jumlah Penumpang Terus Tumbuh
-
Pemkab Tangerang Akan Tata Ulang Pengelolaan TPA Jatiwaringin
-
Polda Metro Jaya Ingatkan Jangan Halangi Penyidikan Dugaan Korupsi TPPU Libatkan PLN, Asabri dan Krakatau Steel.
-
Tembus AS! Ekspor Kerapu Sulsel Capai Rp13,7 Miliar Hanya Dalam 6 Bulan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.