Puan Maharani Minta Pemerintah Pastikan Harga Kebutuhan Pokok Terjangkau Jelang Idul Fitri
Kamis, 04 Apr 2024, 14:02 WIBJAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah memastikan harga kebutuhan pokok terjangkau dan daya beli masyarakat tetap kuat menyambut momentum Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah/2024.
"Dalam jangka pendek Pemerintah harus dapat memastikan harga kebutuhan pokok yang terjangkau, daya beli masyarakat yang tetap kuat, sehingga rakyat Indonesia dalam merayakan lebaran dapat merayakannya dengan penuh kegembiraan," kata Puan saat membacakan pidato penutupan Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2023-2024 dalam Rapat Paripurna DPR RI, Jakarta, Kamis (4/4).
Dia menegaskan bahwa DPR RI memberikan perhatian besar atas kondisi ekonomi rakyat saat ini yang tengah menghadapi dampak langsung dari risiko perlambatan ekonomi akibat perlambatan ekonomi global.
"Selain tantangan global tersebut, Indonesia juga menghadapi tantangan domestik antara lain dinamika konsolidasi politik pasca-pemilu tahun 2024, kenaikan harga komoditas kebutuhan rakyat, nilai tukar rupiah yang berpotensi melemah terhadap dolar AS yang dapat melemahkan biaya produksi barang tertentu meningkat," tuturnya.
Kondisi tersebut, kata Puan, membawa dampak langsung bagi rakyat, mulai dari kenaikan harga barang kebutuhan pokok, daya beli yang menurun, dan menurunnya derajat kesejahteraan rakyat.
Untuk itu, lanjut dia, DPR RI melalui fungsi-fungsi konstitusional-nya DPR RI mendorong Pemerintah untuk dapat menjaga stabilitas ekonomi.
"Dengan menjaga inflasi tetap rendah, memperkuat pertumbuhan ekonomi yang berbasis pada faktor-faktor domestik, melindungi daya beli masyarakat miskin dan rentan, serta Pemerintah harus mempercepat reformasi struktural yang dapat memperkuat perekonomian nasional," ujarnya.
Selain kondisi ekonomi di atas, Puan atas nama pimpinan DPR RI dan segenap anggota DPR RI juga menyampaikan rasa simpati yang mendalam untuk para korban terdampak bencana gempa di beberapa wilayah Jawa Timur dan para korban bencana banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Tanah Air.
"Pemerintah dan para pemangku kepentingan harus selalu siaga dan memitigasi dampak bencana alam akibat cuaca ekstrem," ujar dia.
Selain Puan Maharani, dalam rapat tersebut turut hadir para Wakil Ketua DPR RI yaitu Sufmi Dasco Achmad, Rachmat Gobel, dan Lodewijk F. Paulus.
Puan menyebut berdasarkan catatan dari Sekretariat Jenderal DPR RI, rapat paripurna tersebut ditandatangani oleh 189 anggota dan 101 anggota dewan lainnya menyatakan izin.
"Sehingga yang hadir pada hari ini adalah 290 orang anggota dari seluruh fraksi di DPR RI," kata Puan Maharani saat mengawali rapat paripurna.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Belitung Timur Gelar Layanan Keliling Pembayaran PBB
-
Gubernur Jawa Barat Turun ke Ciremai, Penambangan Disetop dan Warga Disiapkan Jadi Penjaga Hutan
-
Penumpang Whoosh Lebaran 2026 Diprediksi Capai 301 Ribu, Naik 4 Persen dari 2025
-
Kadin Harap Iklan Rokok Tetap Ada Ruang di RUU Penyiaran
-
Penambahan Kuota Gas Elpiji 3 Kg Bersubsidi
-
BMKG Cilacap Imbau Waspada Cuaca Ekstrem 2–4 November di Jawa Tengah Selatan
-
Strategic Forum ICA-CEPA dan IEU-CEPA
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.