Kementerian PUPR Pacu Ekonomi di Jatim
📅 Senin, 01 Apr 2024, 09:39 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: istimewa
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan prasarana dan sarana publik. Salah satunya dengan melakukan renovasi Pasar Kolpajung di Kabupaten Pamekasan, Provinsi Jawa Timur menjadi pusat perdagangan yang sehat dan nyaman.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljonomengatakan renovasi pasar dilakukan dengan meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat sehingga menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis (tidak kumuh).
"Diharapkan, infrastruktur pasar yang berkualitas dapat dirasakan langsung manfaatnya, terutama menjamin distribusi bahan pokok dan turut menggerakan sektor riil atau UMKM yang merata hingga pelosok desa di seluruh Indonesia," kata Basuki saat meninjau progres pembangunan kembali Pasar Kolpajung di Pamekasan, Jumat (29/3).
Dalam tinjauan tersebut, Basuki juga berpesan kepada kontraktor untuk memperhatikan aspek sirkulasi udara (ventilasi) serta memasang kipas angin untuk menambah kenyamanan para pedagang dan pengunjung. Selain sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik, juga perlu diperhatikan penghijauan pada area lansekap sehingga lebih ramah lingkungan.
Pasar Kolpajung mengalami kebakaran pada 2015 yang menghanguskan lebih dari 70 persen bangunan pasar. Pedagang kemudian menempati kios-kios semi permanen yang kurang layak. Selanjutnya Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur, Ditjen Cipta Karya mendapat amanah merekonstruksi Pasar Kolpajung pada Mei 2023 dengan biaya APBN senilai 81,7 miliar rupiah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Renovasi Pasar Kolpajung dilaksanakan oleh kontraktor PT Adhi Persada Gedung dengan progres konstruksi per akhir Maret sebesar 61 persen dan ditargetkan tuntas pada Juni 2024. "Pasar tradisional punya daya tarik tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Keluarga saya pun rutin belanja kebutuhan sehari-hari ke Pasar Mayestik atau Pasar Santa di Jakarta," tutup Basuki.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!