Amerika Serikat Danai Obat Pencegahan TB untuk Indonesia Senilai 1,5 Juta Dolar AS

Selasa, 26 Mar 2024, 00:06 WIB

Jakarta - Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) mengumumkan rencana untuk memberikan terapi pencegahan tuberkulosis atau TB (TPT) senilai 1,5 juta dolar AS untuk mempercepat pengobatan preventif melawan TB.

"USAID telah mengumumkan rencana untuk memberikan terapi pencegahan tuberkulosis (TPT) kepada 145.070 orang di Indonesia, senilai 1,52 juta dolar AS," ujar Direktur Kantor Kesehatan USAID,Eni Martin di Jakarta, Senin.

Konferensi pers tentang kolaborasi Amerika Serikat dan Indonesia untuk melawan TB diselenggarakan di Kedutaan Besar Amerika, Jakarta, dalam rangka memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia yang jatuh setiap tanggal 24 Maret.

Eni menjelaskan tidak semua orang yang memiliki bakteri TB di tubuhnya akan sakit, dan tantangan terbesar yang dihadapi Indonesia dalam memerangi TB adalah TB resisten obat, dimana obat tersebut tidak lagi efektif melawan bakteri pada orang dengan TB.

Untuk itu, obat-obatan dari USAID tersebut akan banyak membantu, dan akan tiba dalam beberapa bulan mendatang. Obat yang diberikan tersedia untuk pengobatan jangka pendek yang khusus.

"Obat-obatan tersebut tersedia untuk pengobatan jangka pendek yang khusus, dimakan satu kali seminggu selama tiga bulan, yang sangat memungkinkan pasien menuntaskan pengobatan, dan merupakan gabungan 2 jenis kandungan dalam satu obat, ini bisa menyelamatkan nyawa," tuturnya.

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, TB merupakan penyakit penyebab kematian terbesar keempat di Indonesia, yang sekaligus menjadikan negeri ini sebagai negara dengan beban TB kedua terbesar di dunia.

"Satu juta kasus TB diidentifikasi pada tahun 2022, yang artinya, satu orang didiagnosis TB setiap 30 detik di Indonesia. Untuk itu, demi memutus rantai penularan, kita harus mengidentifikasi pasien TB dan memastikan mereka mendapatkan pengobatan komprehensif hingga sembuh," paparnya.

Ia mengemukakan tantangan terbesar di Indonesia, yakni tidak semua orang yang terkena TB terdiagnosis, dan tidak terdiagnosis berarti tidak mendapatkan pengobatan.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga untuk melawan TB."Kita diingatkan untuk melawan TB, karena hanya melalui tindakan kolektif, kita bisa mengatasi tantangan ini," ucapnya.

Untuk diketahui, sejak tahun 2000, USAID telah mendonasikan Rp4,7 miliar dolar AS untuk TB secara global, dan jumlah tersebut menyelamatkan 75 juta nyawa.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.