Ferrari Dominasi GP Australia

Senin, 25 Mar 2024, 07:13 WIB

MELBOURNE - Pembalap Ferrari Carlos Sainz meraih kemenangan di Grand Prix Australia Minggu (24/3). Hasil itu menghentikan kemenangan Red Bull awal musim ini setelah juara dunia tiga kali Max Verstappen gagal finis.

Pembalap Spanyol, yang menjalani operasi usus buntu dua pekan lalu dan melewatkan balapan sebelumnya, finis 2,3 detik di depan rekan setimnya Charles Leclerc. Pembalap McLaren Lando Norris berada di urutan ketiga.

Ket. Foto: merayakan dengan trofi I Pembalap Ferrari asal Spanyol Carlos Sainz Jr meraya­kan dengan trofi di podium usai Grand Prix Formula Satu Australia di Sirkuit Albert Park di Melbourne, Minggu (24/3). — Sumber: Martin KEEP / AFP

Ini merupakan kemenangan grand prix ketiga Sainz dan pertama sejak di Singapura tahun lalu. Tapi itu hari yang buruk bagi peraih pole position Verstappen. Dia tertatih-tatih dengan asap mengepul dari mobilnya di lap kedua.

"Saya punya asap, asap biru, api dan api," ujar pembalap Belanda itu di radio tim. Dia lalu mengundurkan diri untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun terakhir. Kejadian ini balapan yang mengerikan bagi Lewis Hamilton dengan mobil Mercedesnya yang tidak konsisten.

Juara dunia tujuh kali asal Inggris itu mengalami kerusakan mesin di lap ke-17. Rekan setim Hamilton, George Russell mengalami kecelakaan parah di lap terakhir. Verstappen memenangkan dua grand prix pembuka musim ini di Bahrain dan Arab Saudi. Red Bull mendominasi dengan finis 1-2 dan menjadi favorit untuk melanjutkan catatan bagus itu di Australia.

Verstappen bertekad menyamai rekornya sendiri yang dibuat tahun lalu dengan 10 kemenangan berturut-turut. Dia satu lebih banyak dari Sebastian Vettel tahun 2013. Verstappen tidak terkalahkan dalam 18 start terakhirnya dari posisi terdepan.

Meski Verstappen diunggulkan untuk menang, Ferrari terbukti sangat kompetitif dalam latihan dan kualifikasi di trek Albert Park yang cepat. Meski belum sepenuhnya fit, Sainz menduduki puncak Q1 dan Q2.

"Sungguh luar biasa. Hidup terkadang seperti rollercoaster," ujar Sainz, yang posisinya di Ferrari akan diambil alih oleh Hamilton tahun depan. Dia sangat bahagia dan merasa sangat hebat. Tentu saja itu tidak mudah secara fisik, tapi Sainz beruntung bisa mengatur kecepatan.

Pembalap McLaren Oscar Piastri berada di urutan keempat di depan pembalap Red Bull Sergio Perez. Fernando Alonso berada di urutan keenam di depan rekan setimnya di Aston Martin Lance Stroll. Yuki Tsunoda dari RB berada di urutan kedelapan, dengan pasangan Haas Nico Hulkenburg dan Kevin Magnussen melengkapi 10 besar. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.