Kasus DBD di Mukomuko Tembus 100 Kasus

Senin, 18 Mar 2024, 16:40 WIB

MUKOMUKO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyebutkan kasus demam berdarah dengue (DBD) di daerah ini sejak bulan Januari hingga Februari 2024 tercatat mencapai 100 kasus.

Kabid Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Hamdan di Mukomuko, Senin, mengatakan jumlah kasus DBD pada periode bulan Januari hingga Februari 2024 meningkat drastis dibandingkan periode yang sama tahun 2023 yang hanya satu kasus.

Ket. Foto: Petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko melakukan pengasapan rumah warga yang ditemukan kasus DBD, Jumat (1/3) — Sumber: ANTARA/Ferri

"Pada bulan Januari 2023 tidak ada kasus DBD, dan bulan Februari ada satu kasus DBD, dan selama tahun 2023 sebanyak 126 kasus," katanya.

Ia menyebutkan, kasus DBD tahun 2023 muncul pada pertengahan tahun 2023, bahkan ada satu keluarga yang berjumlah empat orang pada waktu itu yang meninggal dunia.

Sedangkan kasus DBD di daerah ini pada awal tahun 2024 cukup tinggi karena cuaca yang tidak menentu. Setelah hujan turun secara terus menerus hingga menyebabkan banjir, lalu cuaca panas.

Dari sebanyak 100 kasus DBD selama dua bulan terakhir, dua penderita DBD di antaranya meninggal dunia, yakni Karmilah (51) warga Kecamatan Selagan Raya dan bayi berusia 11 bulan bernama Kaisan Gilbi Giffani, warga Wonosobo.

Sebelum dua penderita DBD itu meninggal dunia, kata dia, mereka terlebih dahulu mendapatkan perawatan di RSUD Mukomuko.

"Bayi bernama Kaisan Gilbi awalnya dirawat di RSUD Mukomuko, kemudian bayi ini dirujuk di rumah sakit di Padang, Sumatera Barat, dan penderita ini meninggal dunia di Padang," ujarnya.

Sedangkan Karmilah, katanya, sebelumnya dirawat di RSUD Mukomuko, setelah kondisi yang bersangkutan mulai pulih yang bersangkutan pulang dan setelah itu meninggal dunia.

Adapun upaya Dinas Kesehatan dalam menangani kasus DBD, kata dia, dengan Penyelidikan Epidemiologi (PE) di lokasi rumah warga yang dinyatakan positif DBD.

Selain itu, petugas kesehatan dari puskesmas juga membagikan larvasida kepada warga sebagai upaya memberantas nyamuk penyebab DBD.

"Pemberian larvasida dilaksanakan oleh puskesmas untuk membunuh jentik nyamuk penular DBD di rumah-rumah," ujarnya.

Kemudian petugas juga melakukan survei demam secara massal untuk mendeteksi dini penderita penyakit DBD di daerah itu agar bisa dilakukan penanganan segera.*

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.