Viral Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas dalam Serangan Senjata Api, Polisi Dalami Dugaan KKB
Kamis, 10 Sep 2026, 15:52 WIBJAYAWIJAYA â Polisi masih memburu titik terang di balik penembakan yang menewaskan tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Ketiganya menjadi korban serangan ketika sedang menjalankan tugas di Distrik Muliama, Rabu (9/9) sore.
Peristiwa itu viral di media sosial, setelah sjeumlah warga menemukan ketiga korban yang dibiarkan tergeletak di sebuah jalan, di samping sebuah kendaraan roda empat, mengunggah rekamannya.
Dihimpun dari berbagai sumber, perkembangan terbaru, aparat telah mengamankan delapan orang yang berada dalam rombongan korban untuk dimintai keterangan. Polisi juga masih menyisir kawasan sekitar lokasi kejadian, termasuk area Puskesmas Muliama, sambil mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap siapa yang berada di balik serangan tersebut.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan penyelidikan dilakukan untuk mengurai seluruh rangkaian kejadian sekaligus mengidentifikasi pelaku. Aparat belum menutup kemungkinan adanya keterlibatan kelompok bersenjata dari wilayah Nduga, tetapi dugaan tersebut masih dalam proses pendalaman.
Peristiwa itu bermula ketika rombongan berjumlah 11 orang melakukan perjalanan menuju Distrik Muliama untuk meninjau kegiatan cetak sawah. Dalam perjalanan kembali menuju Wamena, rombongan diduga dihentikan kelompok bersenjata sekitar pukul 15.53 WIT di Kampung Muliama.
Berdasarkan penyelidikan awal aparat, delapan orang dalam rombongan kemudian dipisahkan dari tiga pegawai yang menjadi korban. Setelah itu, ketiganya diduga ditembak.
Ketiga korban masing-masing berinisial WB (24), AR (49), dan AAM (35). WB mengalami luka tembak di bagian pinggang kanan dan sempat mendapat pertolongan medis sebelum meninggal di RSUD Wamena. Sementara AR, yang menjabat Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Jayawijaya, mengalami luka tembak di bagian perut dan meninggal di lokasi. Korban lainnya, AAM, mengalami luka tembak di bagian belakang kepala dan tangan kiri serta juga meninggal di tempat.
Kasus tersebut sebelumnya sempat beredar dengan informasi yang belum lengkap. Pada saat laporan awal muncul, aparat masih memastikan identitas korban, kronologi penembakan hingga pihak yang bertanggung jawab. Polisi kemudian melakukan pendalaman setelah ketiga korban berhasil dievakuasi.
Kini, penyelidikan diarahkan untuk mengungkap secara utuh bagaimana rombongan tersebut dihentikan, siapa pelaku penembakan, serta motif di balik serangan terhadap para pegawai yang tengah menjalankan tugas pemerintahan.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Adarma Sinaga mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat juga diminta tetap tenang selama aparat melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pihak yang diduga terlibat.
Personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dan Polres Jayawijaya masih melakukan pengamanan serta penyisiran di sekitar lokasi. Polisi memastikan kasus tersebut akan ditangani hingga pihak yang bertanggung jawab dapat diidentifikasi dan diproses sesuai hukum.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Mendikdasmen: Dua Program Pendidikan Indonesia Raih Penghargaan Internasional
-
Wakil Panglima TNI Buka Kejuaraan Taekwondo Internasional Panglima TNI Cup 2025
-
Janice Tjen Ikuti Jejak Yayuk Basuki di Top 50 Dunia
-
Fantastis Lada Putih Babel Mendunia! Kementerian UMKM Lepas Ekspor 8,2 Ton ke Belanda
-
Polres OI Sebut Bakal Jemput Paksa Dua Tersangka Pelecehan Mahasiswi KKN
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.