Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tindak Tegas, KPU Kota Tanjungpinang Nonaktifkan Ketua PPK Terindikasi Curang

📅 Minggu, 03 Mar 2024, 15:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tindak Tegas, KPU Kota Tanjungpinang Nonaktifkan Ketua PPK Terindikasi Curang Doc: Antara/Ogen
Ket. Ketua KPU Tanjungpinang, Muhammad Faizal.

Tanjungpinang - KPU Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menonaktifkan sementara Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bukit Bestari, karena terindikasi curang melakukan penggelembungan suara calon legislatif partai politik tertentu di Pemilu 2024.

"Indikasinya seperti itu, tapi masih kami proses sesuai ketentuan yang berlaku," kata Ketua KPU Tanjungpinang Muhammad Faizal di sela rapat pleno rekapitulasi suara tingkat kota di CK Hotel, Minggu.

Menurut Faizal Ketua PPK Kecamatan Bukit Bestari sudah dipanggil untuk dimintai klarifikasinya terkait adanya indikasi penggelembungan suara pada tanggal 28 Februari 2024, namun yang bersangkutan tidak hadir tanpa keterangan apapun.

Bahkan, kata dia, yang bersangkutan juga tidak hadir pada saat rapat pleno rekapitulasi suara tingkat Kota Tanjungpinang yang digelar sejak Sabtu (2/3) hingga Minggu (3/3).

"Kami secara normatif akan melakukan pembinaan dan penegakan kode etik, karena PPK bagian dari penyelenggara Pemilu," ujar Faizal.

Ketika disinggung apakah Ketua PPK Kecamatan Bukit Bestari berpotensi dipidana akibat indikasi penggelembungan suara. Faizal menegaskan jika hal itu diserahkan kepada partai politik, apakah mereka melaporkan yang bersangkutan ke bawaslu atau tidak.

"Untuk persoalan pidana Pemilu menjadi ranah Bawaslu Tanjungpinang," ucapnya.

Sementara, Ketua Bawaslu Tanjungpinang Muhammad Yusuf menyampaikan, pihaknya juga menerima laporan dugaan penggelembungan suara yang dilakukan oleh Ketua PPK Kecamatan Bukit Bestari pada masa rekapitulasi suara tingkat kecamatan.

Laporan itu disampaikan oleh partai Golkar, yakni mereka menemukan bukti-bukti bahwa terdapat 210 suara caleg tertentu digelembungkan ke salah salah satu partai politik.

"Laporannya sudah kami terima. Masih diselidiki lebih lanjut," ucap Yusuf.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Angka Kelahiran Sri Lanka T...

Piala Dunia, Babak Pertama Semifinal, Spanyol Unggul 1-0

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Babak Pertama ...

UE Segera Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Russia

56 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
UE Segera Jatuhkan Sanksi B...
Luar Negeri
Yaman Gelar Unjuk Rasa Besa...
Olahraga
Piala Dunia, Menit 20 Spany...
Luar Negeri
Dubai Bangun Pelabuhan Baru...
Harga Khusus BBM Nelayan Ditetapkan Pemerintah

Harga Khusus BBM Nelayan Ditetapkan Pemerintah

15 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.