CENTCOM: Pasukan AS Hancurkan Rudal Houthi di Yaman

Sabtu, 02 Mar 2024, 11:44 WIB

WASHINGTON - Pasukan AS menyerang dan menghancurkan rudal permukaan-ke-udara Huthi di Yaman pada Jumat (1/3) setelah memutuskan bahwa rudal tersebut merupakan "ancaman besar" terhadap pesawat Amerika, demikian diumumkan Komando Pusat AS di Timur Tengah.

Kelompok Houthi yang didukung Iran, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman yang dilanda perang, telah menyerang kapal-kapal di Laut Merah sejak November dalam sebuah kampanye yang mereka katakan sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina di Gaza di tengah perang Israel-Hamas.

Ket. Foto: Jet tempur F-18 dari USS Dwight D. Eisenhower berpartisipasi dalam serangan udara terhadap pasukan Houthi di Yaman pada 22 Januari 2023. — Sumber: Foxnews/X/CENTCOM

Amerika Serikat mempelopori koalisi angkatan laut untuk melindungi kapal-kapal di jalur air penting tersebut, dan juga telah melakukan serangan udara di wilayah Huthi, baik di wilayahnya sendiri maupun bersama Inggris.

Pada Jumat sore, "pasukan AS melakukan serangan pertahanan diri terhadap satu rudal permukaan-ke-udara Houthi yang didukung Iran dan siap diluncurkan," kata CENTCOM dalam sebuah pernyataan. Pihaknya telah "menentukan (rudal tersebut) akan menimbulkan serangan yang akan segera terjadi." ancaman terhadap pesawat AS di wilayah tersebut."

Lebih lanjut dikatakan, Houthi pada Jumat malam meluncurkan rudal anti-kapal ke Laut Merah, namun "Tidak ada dampak atau kerusakan pada kapal apa pun."

Akhir pekan lalu, pasukan AS dan Inggris melakukan serangan terhadap 18 sasaran Huthi di delapan lokasi di Yaman, termasuk fasilitas penyimpanan senjata, drone penyerang, sistem pertahanan udara, radar dan helikopter, menurut pernyataan bersama.

Satu orang tewas dan delapan lainnya luka-luka dalam serangan itu, kata kantor berita resmi Houthi pada hari Minggu.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.