Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pj Wali kota minta TPPS masifkan pendampingan keluarga tekan stunting

📅 Kamis, 29 Feb 2024, 16:10 WIB | Oleh:
Pj Wali kota minta TPPS masifkan pendampingan keluarga tekan stunting Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang
Ket. Pj Wali Kota Tangerang Nurdin saat membuka Rakor TPPS sekaligus penandatanganan komitmen bersama percepatan penurunan dan pencegahan stunting di Kota Tangerang yang digelar di Puspem Kota Tangerang, Kamis.

Tangerang - Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin meminta kepada Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) dan kader agar dapat lebih memasifkan sosialisasi, edukasi serta pendampingan pada keluarga yang terdapat anak stunting.

"Perkuat dan perluas lagi untuk pendataannya dan tolong didampingi serta diedukasi agar keluarga yang tidak terima anaknya dikatakan stunting menjadi paham dan dapat terbuka sehingga stigma negatif soal stunting tersebut dapat segera hilang dan upaya penanganan stunting pun bisa berjalan dengan optimal," kata Nurdin saat membuka Rakor TPPS sekaligus penandatanganan komitmen bersama percepatan penurunan dan pencegahan stunting di Kota Tangerang yang digelar di Puspem Kota Tangerang, Banten, Kamis.

Ia menuturkan dalam periode November 2023 stunting di Kota Tangerang mencapai 6,2 persen (e-PPGBM). Tentunya hasil ini merupakan kerja keras seluruh pihak yang terlibat terutama para kader terjun langsung ke lapangan.

Meski menemui kendala dalam upaya penanganan stunting namun tetap berjibaku menangani stunting. Salah satunya, stigma negatif tentang stunting pada keluarga sehingga cenderung membuat keluarga tersebut enggan atau menolak untuk dibantu karena kurangnya pemahaman tentang stunting.

"Kalau perlu nanti kita rumuskan suatu program yang lebih dapat menjangkau seluruh masyarakat misalnya Gerakan Balita Sehat sehingga masyarakat dapat lebih termotivasi karena ingin putra-putrinya sehat," kata dia.

Ia juga meminta kepada TPPS serta pihak-pihak yang terkait untuk lebih serius lagi dalam upaya penanganan stunting di Kota Tangerang.

"Jangan terpaku pada penurunan persentase, tapi mari kita ubah mindset, meski mengalami penurunan kita tetap harus berpikir bahwa ini tidak baik-baik saja, sehingga kita bisa lebih terpacu lagi. Tidak hanya menurunkan angka stunting tapi bagaimana bisa sampai zero stunting di Kota Tangerang," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.