Sigap Bila Temukan Gejala DBD
📅 Selasa, 27 Feb 2024, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Shabrina Zakaria
BOGOR - Masyarakat diminta untuk sigap membawa pasien suspek demam berdarah dengue (DBD) ke fasilitas kesehatan (faskes), apabila menemukan gejala serangan. Sekretaris Dinkes Kota Bogor, Erna Nuraena, Senin, mengatakan pasien bisa dibawa ke faskes saat demam hari pertama dan kedua. Sebab setelahnya, memasuki masa kritis DBD. Masa kritis biasanya terjadi hari keempat dan kelima.
"Kuncinya satu: harus diagnosis cepat. Sebab fase kritis biasanya terjadi pada hari keempat demam. Jadi, ketika demam hari pertama dan kedua, sudah harus ke faskes," tandasnya. Dia menyebutkan Puskesmas-puskesmas sudah memiliki alat NS-1 untuk pemeriksaan DBD lebih dini.
Menurutnya, di situ sudah bisa terlihat pada hari kedua kalau memang DBD. Ini sudah bisa ditata laksana, supaya tidak jatuh ke fase krisis hari keempat kelima. Pada hari keempat dan kelima, kata Erna, pasien DBD mengalami penurunan suhu demam. Namun, di situ fase kritis pasien DBD terjadi.
"Maka, demamnya pada hari keempat kelima turun, tapi justru saat itulah fase kritisnya," ucapnya. Erna menambahkan, DBD dapat menyerang pasien anak-anak dan dewasa. Namun, tingkat berat penyakit pada anak-anak lebih rentan.
"Biasanya yang sampai dirawat, masuk ICU, bahkan sampai menyebabkan kematian, terjadi pada anak-anak. Ini berkaitan dengan kerentanan dan daya tahan," tandas Erna. Selama Januari terdata 389 kasus DBD dengan satu kematian. Kemudian, bulan Februari ada 456 kasus, dengan tiga kematian.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemkot Bogor melakukan gerakan serentak pemberantasan sarang nyamuk di seluruh kelurahan. Pemkot juga minta warga melakukannya secara kontinyu. Ini seiring dengan meningkatnya kasus DBD awal tahun.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!