Rupiah Berpeluang Melemah Karena Pasar Cermati Prospek Suku Bunga AS
Selasa, 27 Feb 2024, 09:34 WIBJAKARTA -Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan di Jakarta, Selasa (27/2), berpeluang melemah karena pasar mencermati prospek pemangkasan suku bunga kebijakan Amerika Serikat (AS) atau Fed Funds Rate (FFR).
Pada awal perdagangan, rupiah dibuka turun 17 poin atau 0,11 persen menjadi Rp15.647 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.630 per dolar AS.
"Rupiah masih berpeluang melemah terhadap dolar AS hari ini karena pasar masih mempertimbangkan masa depan kebijakan pemangkasan suku bunga acuan AS," kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra di Jakarta.
Ariston menuturkan data-data ekonomi AS masih memperlihatkan perekonomian AS yang masih cukup solid sehingga berpeluang menaiklan inflasi AS lagi.
Pekan lalu dua petinggi bank sentral AS atau The Fed yaitu Christopher Waller dan John Williams menekankan bahwa The Fed tidak akan terburu-buru memangkas suku bunga acuannya.
Data perumahan AS yang dirilis pada Senin (26/2) masih menunjukkan pertumbuhan. Data penjualan rumah baru AS bulan Januari menunjukkan kenaikan 1,5 persen.
Selain itu, sebagian indeks saham Asia pagi ini terlihat bergerak negatif. Itu bisa diartikan bahwa minat pasar terhadap aset berisiko berkurang, dan ini bisa memberikan sentimen negatif ke rupiah.
Ariston mengatakan potensi pelemahan rupiah ke arah Rp15.660 per dolar AS, dengan potensi support di sekitar Rp15.600 per dolar AS hari ini.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BEI Catat 3.040 Sanksi, Ratusan Emiten Kena Semprit
-
Siap siap Sebentar Lagi El Nino: Berikut Jurus Kementan Hadapi Kemarau Ekstrem
-
Agustiar Sabran: Putra-Putri Kalteng Harus Bisa Sekolah dan Kuliah
-
Pertamina Patra Niaga Tebar THR E-Voucher Rp150 Juta Mulai 23 Februari - 10 Maret 2026, Ini Cara Dapatkannya!
-
Periode Pascalebaran, PELNI Berikan Diskon Tarif 20% untuk Muatan Kontainer
-
Cegah Gagal Panen, Petani di Kabupaten Lebak Diminta Gunakan Varietas Inpari dan Inpago
-
Papua Siap Bangun Industri Kelautan, Lebih dari 100 Kampung Nelayan Sudah Siap Diverifikasi
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.