Berpotensi Melemah Lanjutan

Selasa, 27 Feb 2024, 08:55 WIB

JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya, hari ini (27/2). Pelemahan tersebut dipengaruhi sikap pasar yang cenderung menunggu atau wait and see data ekonomi di Amerika Serikat (AS) dan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) soal inflasi untuk Februari yang dirilis akhir pekan ini.

Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi melihat fokus investor kini tertuju pada data indeks harga personal consumption expenditure (PCE) AS yang menjadi ukuran inflasi The Fed yang akan dirilis akhir pekan ini. Dari dalam negeri, lanjutnya, fokus tertuju pada inflasi dengan harga BBM nonsubsidi dan barang pokok yang meningkat.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (27/2), bergerak fluktuatif sebelum ditutup melemah di kisaran 15.620-15.670 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada awal pekan ditutup merosot seiring pasar menantikan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (personal consumption expenditures price index) bulanan AS. Pada akhir perdagangan Senin (26/2), rupiah tergelincir 32 poin atau 0,21 persen dari akhir pekan lalu menjadi 15.630 rupiah per dollar AS.

"Investor kini sedang menantikan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi bulanan AS dan data estimasi kedua data PDB kuartal keempat 2023," kata analis pasar uang Bank Mandiri Reny Eka Putri di Jakarta.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

Berita Terbaru

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.