Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Petani Lakukan Aksi Protes pada Pameran di Paris

📅 Senin, 26 Feb 2024, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petani Lakukan Aksi Protes pada Pameran di Paris Doc: AFP/Lewis Joly
Ket. Saling Dorong l Para petani yang marah saling dorong dengan polisi saat Presiden Prancis, Emmanuel Macron, berkunjung ke sebuah pameran pertanian tahunan di Paris pada Sabtu (24/2). Para petani itu kembali melakukan protes sejak pekan lalu untuk memberikan tekanan pada pemerintah agar memberikan lebih banyak bantuan dan memenuhi janjinya.

PARIS - Presiden Prancis, Emmanuel Macron, pada Sabtu (24/2) menghabiskan sepanjang hari di pameran pertanian tahunan, ketika para petani yang marah mencela dia dan bentrok dengan polisi.

Polisi antihuru-hara telah menjaga jarak aman para pengunjuk rasa saat Macron berkeliling pameran, memeriksa ternak, mencicipi produk pertanian, dan berjabat tangan dengan peserta pameran. Namun saat ia memasuki area peternakan di pagi hari, ratusan pengunjuk rasa mendobrak gerbang dan bentrok dengan polisi.

Menghadapi puluhan polisi di dalam pameran perdagangan, para petani berteriak dan mencemooh, menyerukan pengunduran diri Macron dan melontarkan kata-kata umpatan yang ditujukan kepada pemimpin Prancis tersebut.

Sepanjang hari, polisi dan pengunjuk rasa saling dorong dalam suasana kacau. Akibatnya, dalam situasi kekacauan yang terjadi, pembukaan pameran tersebut ditunda selama satu jam dan pameran sempat berulang kali ditutup dan kemudian dibuka kembali untuk umum.

Polisi menangkap enam orang dan delapan petugas terluka dalam kekerasan tersebut, kata kepala pasukan Paris, Laurent Nunez, pada Sabtu.

Meskipun presiden Prancis sering dicemooh pada pameran tahunan tersebut, kejadian pada Sabtu adalah yang pertama. Para pemimpin petani telah memperingatkan Macron bahwa kunjungannya ke pameran Salon de l'Agriculture yang merupakan acara penting dalam kalender kepresidenan, tidak akan berjalan mulus jika pemerintah tidak menepati janjinya untuk memenuhi tuntutan mereka.

Saat kunjungannya ke pameran tersebut, Presiden Macron sempat melakukan pertemuan dengan para pemimpin dari tiga serikat petani utama yaitu FNSEA, Jeunes Agriculteurs, dan Coordinate Rurale, untuk mendengarkan keluhan mengenai harga, birokrasi dan bantuan negara bagi sektor pertanian Prancis, serta regulasi mengenai ramah lingkungan.

"Saya selalu lebih memilih dialog daripada konfrontasi," kata Presiden Macron. "Saya beritahu Anda bahwa tugas sedang dikerjakan di lapangan, kami sedang dalam proses menyederhanakan banyak hal," tegas dia.

Macron pun menekankan bahwa pemerintahannya telah membuat 62 komitmen untuk memenuhi permintaan petani, termasuk janji harga minimum untuk beberapa komoditas pertanian.

Macron juga mengatakan dia akan bertemu lagi dengan para petani dalam tiga pekan mendatang di Istana Kepresidenan Elysee, setelah pameran tersebut ditutup pada 3 Maret.

Sayangnya para petani yang memprotes, tidak terkesan dengan semua komitmen Macron itu.

"Apakah Anda mendengarnya? Dia tidak membiarkan kami berbicara, dia merendahkan kami. Kami ingin dia pergi," kata petani Eric Labarre, anggota FNSEA, kepada AFP.

Picu Kekhawatiran

Aksi protes petani yang menyebar di seluruh Eropa telah memicu kekhawatiran di Prancis dan sekitarnya mengenai dampak politiknya, mengingat mereka mewakili konstituen sayap kanan yang semakin besar, yang diperkirakan akan memperoleh kemenangan dalam pemilihan Parlemen Eropa pada Juni mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.