Pengembangan SMK mesti Angkat Perekonomian Daerah

Senin, 26 Feb 2024, 18:53 WIB

JAKARTA - Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kiki Yuliati, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan sinkronisasi dan harmonisasi program Pengembangan SMK. Program-program yang telah dirancang oleh pemerintah diharapkan dapat memberikan manfaat positif bagi daerah khususnya untuk meningkatkan perekonomian daerah.

"Program SMK Pusat Keunggulan tidak hanya tentang urusan pendidikan, tetapi bagaimana dapat berkontribusi dalam peningkatan ekonomi sekitar, menjadi penggerak UMKM, dan ada dampak pengimbasan ke SMK-SMK di sekitarnya," ucap Dirjen Kiki pada sesi Sarasehan Pengembangan Pendidikan Menengah Kejuruan dalam rangkaian kegiatan Sinkronisasi dan Harmonisasi Program Pengembangan SMK Tahun 2024, pekan lalu.

Ket. Foto: Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kiki Yuliati (tengah), pada sesi Sarasehan Pengembangan Pendidikan Menengah Kejuruan dalam rangkaian kegiatan Sinkronisasi dan Harmonisasi Program Pengembangan SMK Tahun 2024, pekan lalu. — Sumber: istimewa

Dia menuturkan kolaborasi yang erat dari berbagai pihak untuk bersama-sama memajukan pendidikan SMK Indonesia. Menurutnya, peran serta pemerintah daerah dalam pelaksanaan program pengembangan dan penguatan kualitas pendidikan SMK sangatlah penting.

"Kami menerima masukan, gagasan, dan pengalaman dari Bapak/Ibu semua. Sudah saatnya kita harus mengajak dan meningkatkan peran serta Pemda. Mari kita pikirkan bersama," jelasnya.

Fokus Capaian

Kiki menambahkan, transformasi SMK akan terus dilakukan dengan fokus capaian, antara lain meningkatkan persentase lulusan SMK yang bekerja dan berwirausaha. Capaian lainnya adalah meningkatkan persentase peserta didik dengan kemampuan berbahasa asing dan meningkatkan jumlah praktisi mengajar dari industri di SMK.

Dia melanjutkan, fokus capaian lain dalam transformasi SMK adalah mendorong industri untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan SMK. Diharapkan juga jumlah guru SMK yang memiliki sertifikat berstandar industri dapat meningkat.

"Program-program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lulusan SMK agar lebih unggul, adaptif, kompeten, dan relevan dengan dunia kerja. Harapannya, dengan SDM yang berkompeten ini akan berdampak pada peningkatan produktivitas SDM menuju Indonesia Emas 2045," katanya.

Direktur SMK, Kemendikbudristek, Wardani Sugiyanto, menuturkan bahwa pemerintah daerah, industri, unit pelaksana teknis (UPT) pendidikan vokasi berperan penting dalam pelaksanaan program pengembangan SMK. Menurutnya, pemerintah daerah mesti mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaan program, praktik baik yang telah dilakukan, serta merencanakan upaya perbaikan dan percepatan pengembangan SMK.

"Kami harapkan kegiatan ini dapat memberikan informasi yang menyeluruh bagi dinas pendidikan serta pengampu kepentingan lainnya sehingga pihak terkait dapat mempersiapkan lebih awal untuk berpartisipasi dalam program pengembangan SMK tahun 2024," ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras DUDI), Kemendikbudristek, Uuf Brajawidagda, menuturkan, pihaknya terus melakukan pemotretan potensi dan kebutuhan daerah. Hasil dari pemotretan ini digunakan untuk merumuskan bersama kebijakan SMK ke depan.

"Pastikan keberadaan SMK kita sejalan dengan agenda daerah. Kepada perwakilan pemerintah daerah mohon pandang SMK sebagai sumber daya untuk mewujudkan visi misi di pemerintah daerah," terangnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.