Otorita IKN akan Luncurkan SDGs VLR Nusantara di Forum PBB

Kamis, 22 Feb 2024, 09:28 WIB

BANGKOK - Kepala Otorita IKNBambang Susantono melakukan soft launching kegiatan Evaluasi Voluntary Sustainable Development Goals (SDGs) di Tingkat Lokal atau Volunteer Local Review (VLR) Nusantara pada Kamis (22/2) di sela acara forum Asia-Pasifik.

Forum Pasifik ke-11 tentang Pembangunan Berkelanjutan (APFSD), sebuah forum yang diselenggarakan oleh Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia dan Pasifik (UN ESCAP) digelar di Bangkok, Thailand pada 20-23 Februari 2024.

Ket. Foto: Kepala Otorita IKN Bambang Susantono di forum UN ESCAP di Bangkok, Thailand. — Sumber: istimewa

APFSD merupakan forum tahunan untuk menindaklanjuti dan meninjau kemajuan Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

"Insya Allah, kami akan melaksanakan soft launch VLR Nusantara, ini yang pertama di dunia bagi ibu kota baru untuk melakukan tinjauan awal penyelarasan perencanaan pembangunan dengan SDGs. VLR Nusantara menguraikan bagaimana strategi perencanaan dan pengembangan di Ibu Kota Baru Nusantara, baik infrastruktur maupun non-infrastruktur, sejalan dengan agenda untuk tahun 2030," kata Bambang, dalam keterangan pers yang diterima Kamis (22/2).

Selain itu, SDGs juga digunakan sebagai kerangka untuk membahas inovasi dan tantangan berkelanjutan di Nusantara. Berbeda dengan VLR dari berbagai daerah lain di dunia, VLR Nusantara juga melakukan analisis ex-ante dampak kehadiran IKN Nusantara terhadap pencapaian SDGs wilayah di mana IKN Nusantara berada, yaitu Kabupaten Penajam Paser Utara, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kalimantan Timur hingga tahun 2030.

Bambang menambahkan, IKN Nusantara pertama kalinya menyiapkan VLR, namun harapannya akan menjadi VLR yang akan berdampak pada percepatan SDGs di IKN Nusantara dan Nasional," kata Bambang.

Dokumen VLR SDGs Nusantara disusun dengan melibatkan pemerintah dan non-pemerintah serta mendapat dukungan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas selaku Koordinator Implementasi SDGs Indonesia dan mitra pembangunan cq. UNESCAP, UNRCO di Indonesia, UNDP, dan ADB.

Dalam intervensi negara yang disampaikan Bambang selaku Kepala Delegasi Republik Indonesia di APFSD ke-11, Bambang menyampaikan pentingnya melokalisasi program SDGs hingga ke tingkat desa.

"Dengan melokalisasi SDGs, kami tidak hanya menyinkronkan agenda global dan nasional, tetapi kami juga menyediakan cara bagi pemerintah daerah untuk mendukung pencapaian SDGs melalui pendekatan bottom-up," katanya.

Kepala Otorita IKN Nusantara juga menekankan pentingnya kemitraan multi-stakeholder dalam mencapai SDGs.

"SDGs hanya dapat dicapai jika semua pemangku kepentingan terlibat secara aktif, termasuk pemerintah dan semua aktor non-negara, seperti sektor swasta, masyarakat sipil dan mitra pembangunan. Kami telah belajar bahwa mendorong kerjasama multi-stakeholder tidak bisa dibiarkan begitu saja dan harus disusun secara strategis," katanya.

Inisiasi VLR SDGs untuk Nusantara telah banyak dihargai oleh dunia, karena berbeda dengan kebanyakan kota yang memiliki VLR ketika kota telah dibangun.

Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan Armida Salsiah Alisjahbana selaku Wakil Sekretaris Jenderal PBB dan Sekretaris Eksekutif ESCAP.

"Kami senang bisa bekerjasama dengan Otorita IKN Nusantara untuk mempersiapkan VLR ini. Khusus untuk VLR Nusantara berbeda, karena biasanya VLR untuk kota umumnya semacam evaluasi penilaian bersifat ex-post, untuk Nusantara berbeda karena kota belum ada, baru dibangun," katanya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.