Presiden Jokowi: Perpres 'Publisher Rights' Bukan untuk Kurangi Kebebasan Pers
Selasa, 20 Feb 2024, 23:11 WIBJakarta - Presiden Joko Widodo menegaskan Peraturan Presiden yang mengatur mengenai hak-hak penerbit atauPublisher Rightsditandatangani bukan untuk mengurangi kebebasan pers.
"Perpres ini sama sekali tidak dimaksudkan untuk mengurangi kemerdekaan, kebebasan pers. Saya tegaskan bahwaPublisher Rightslahir dari keinginan dan inisiatif insan pers," kata Presiden dalam sambutannya pada Puncak Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2024 di kawasan Ancol, Jakarta, Selasa.
Presiden mengatakan telah menandatangani Perpres tentang Tanggung Jawab Platform Digital Untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas atau yang dikenal sebagai Perpres "Publisher Rights", pada Senin (19/2).
Jokowi mengatakan dengan penerbitan perpres itu, pemerintah tidak sedang mengatur konten pers, melainkan ingin mengatur hubungan bisnis antara perusahaan pers danplatformdigital dengan semangat untuk meningkatkan jurnalisme berkualitas.
Presiden juga mengingatkan bahwa implementasi perpres itu masih harus mengantisipasi risiko-risiko yang mungkin terjadi, terutama selama masa transisi implementasi perpres tersebut, baik perihal respons dariplatformdigital dan respons dari masyarakat pengguna layanan.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Hasil Liga Italia: Juventus Kembali Raih Kemenangan Usai Taklukkan Parma 2-0
-
Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres yang Atur Perlindungan Ekosistem Ojol
-
Tiga Tentara Korsel Terluka Akibat Ledakan di DMZ
-
Ganti ke Gas Bumi, RS Sardjito Jogja Hemat Biaya Sampai 75%!
-
Menbud Ajak Masyarakat Rawat Bahasa dan Budaya
-
BPS Catat 319 Daerah Hadapi Kenaikan Harga Pangan
-
JF3 Food Festival 2026 Hadirkan Ribuan Menu Nusantara Selama 45 Hari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.