Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OpenAI Kenalkan 'Sora', Kecerdasan Buatan untuk Ubah Teks ke Video

📅 Jumat, 16 Feb 2024, 19:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
OpenAI Kenalkan 'Sora', Kecerdasan Buatan untuk Ubah Teks ke Video Doc: ANTARA/OpenAI

JAKARTA - OpenAI memperkenalkan Sora, model kecerdasan buatan yang bisa mengubah teks menjadi video, memungkinkan pengguna membuat video fotorealistik berdurasi hingga satu menit berdasarkan perintah yang ditulis.

"Sora mampu menciptakan adegan kompleks dengan banyak karakter, jenis gerakan tertentu, dan detail subjek dan latar belakang yang akurat," menurut postingan blog pengantar OpenAI.

Perusahaan juga mencatat bahwa model tersebut dapat memahami bagaimana objek ada di dunia fisik, serta menafsirkan properti secara akurat dan menghasilkan karakter menarik yang mengekspresikan emosi yang hidup.

Model ini juga dapat menghasilkan video berdasarkan gambar diam, serta mengisi frame yang hilang pada video yang ada atau memperluasnya.

Beberapa tahun yang lalu, generator teks-ke-gambar seperti Midjourney berada di garis depan dalam kemampuan model untuk mengubah kata menjadi gambar.

Namun, perusahaan seperti Runway dan Pika telah menunjukkan model teks-ke-gambar mereka yang mengesankan, dan Lumiere Google juga menjadi salah satu pesaing utama OpenAI di bidang ini.

Mirip dengan Sora, Lumiere memberi pengguna alat teks-ke-video dan juga memungkinkan mereka membuat video dari gambar diam.

Saat ini, Sora hanya tersedia untuk red teamers yang menilai model ini untuk potensi risiko.

OpenAI juga menawarkan akses kepada beberapa seniman visual, desainer, dan pembuat film untuk mendapatkan umpan balik.

Perusahaan mencatat bahwa model yang ada mungkin tidak akurat dalam mensimulasikan fisika adegan yang kompleks dan mungkin tidak memahami dengan benar beberapa kasus sebab-akibat.

Awal bulan ini, OpenAI mengumumkan bahwa mereka menambahkan tanda air (watermark) ke alat teks-ke-gambar mereka, DALL-E 3, tetapi mencatat bahwa tanda air tersebut dapat dengan mudah dihapus.

Seperti produk AI lainnya, OpenAI akan menghadapi konsekuensi dari video AI fotorealistik palsu yang keliru dianggap sebagai sesuatu yang nyata. Demikian disiarkan The Verge, Jumat (16/2). Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.