Bintang: Perempuan Hebat Terbentuk dari Lingkungan Bebas Kekerasan
📅 Kamis, 15 Feb 2024, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: kemenpppa.go.id
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, mengatakan bahwa perempuan hebat dapat terbentuk dari lingkungan yang suportif, aman, dan setara sehingga sangat penting untuk melindungi perempuan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.
"Untuk melahirkan perempuan hebat, perempuan itu harus bebas dari kekerasan, bebas dari diskriminasi, bebas dari stigma," kata Bintang dalam keterangan, di Jakarta, Senin (12/2), terkait kunjungan di Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali.
Untuk itu, Bintang mendorong semua pihak untuk bekerja sama membangun lingkungan aman dan setara bagi perempuan.
"Perempuan seringkali tidak punya mimpi untuk dirinya sendiri, makanya ini menjadi pekerjaan rumah untuk kita semua agar membangkitkan kekuatan dan mimpi perempuan demi dirinya untuk menjadi perempuan hebat dan menghasilkan generasi hebat," kata dia.
Bintang menuturkan bahwa tantangan perempuan untuk mencapai kesetaraan dalam pembangunan begitu beragam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Nilai indeks pengukur, seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Indeks Pembangunan Gender (IPG), dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) masih menunjukkan ketimpangan antara perempuan dan laki-laki, demikian juga ketimpangan dalam Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) yang sangat tinggi.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), TPAK perempuan pada 2023 baru menunjukkan 54,42 persen, sedangkan TPAK laki-laki jauh melampaui dan mencapai 83, 98 persen.
"TPAK perempuan hingga kini masih rendah bila dibandingkan laki-laki. Padahal menurut data, 60 persen dari total pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan. Selain itu, dari banyak daerah di Indonesia yang saya kunjungi serta berdialog dengan para perempuan menunjukkan ada banyak perempuan atau ibu rumah tangga yang ternyata juga berwirausaha atau memiliki pekerjaan sampingan. Ini perlu digali lebih jauh, makanya penting untuk sivitas akademika ikut berperan meneliti hal ini," kata dia. Ant/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!