Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polisi India Halau Aksi Protes Petani Menuju Ibu Kota

📅 Rabu, 14 Feb 2024, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polisi India Halau Aksi Protes Petani Menuju Ibu Kota Doc: AFP/Sajjad HUSSAIN
Ket. Halau Aksi Protes I Seorang personel keamanan berjaga dibalik barikade kawat berduri di perbatasan antara Ghazipur New Delhi-Uttar Pradesh saat para petani di India menggelar aksi protes nasional pada Selasa (13/2). Petugas keamanan India mendirikan barikade ini untuk menghalau aksi para petani agar tidak bisa memasuki Ibu Kota New Delhi.

NEW DELHI - Pasukan keamanan India pada Selasa (13/2) terpaksa harus menembakkan peluru gas air mata untuk menghentikan ribuan petani yang menuntut harga tanaman minimum agar tidak melakukan demonstrasi di Ibu Kota New Delhi setelah perundingan dengan pemerintah gagal.

Stasiun penyiaran lokal menunjukkan awan tebal gas air mata ditembakkan untuk membubarkan pengunjuk rasa di dekat Ambala, sekitar 200 kilometer utara ibu kota, dan polisi juga menjatuhkan tabung dari udara dengan menggunakan drone.

Polisi sebelumnya telah memasang blokade kawat berduri, blok semen, dan barikade baja di jalan raya utama dari tiga negara bagian sekitar menuju New Delhi.

"Jumlah maksimum personel polisi telah dikerahkan," kata Ranjay Atrishya, asisten komisaris Kepolisian Delhi kepada AFP.

Sebelum aksi protes petani ini, pemerintah India memberlakukan larangan pertemuan publik lebih dari lima orang di kota tersebut.

"Para petani bersikap damai, namun gas air mata digunakan untuk melawan kami melalui drone," kata Sarwan Singh Pandher, pejabat tinggi serikat petani dari Punjab kepada wartawan. "Protes akan terus berlanjut sampai pemerintah menyetujui tuntutan kami," tegas dia.

Stasiun penyiaran India menunjukkan ratusan traktor bergerak menuju ibu kota dari Negara Bagian Punjab, Haryana dan Uttar Pradesh, dan beberapa menggunakan mesin mereka untuk menyingkirkan barikade dari jalan raya. Ketika jalanan tidak dapat dibersihkan, para petani yang menggunakan traktor berusaha untuk mencari jalan alternatif di wilayah pedesaan.

Para petani di India memiliki kekuatan politik karena jumlah mereka yang besar, dan ancaman akan kembalinya protes terjadi menjelang pemilu nasional yang kemungkinan akan dimulai pada April mendatang.

Perjuangkan Tuntutan

Pada Januari 2021, para petani India juga melakukan aksi protes serupa selama setahun dan mereka berupaya untuk masuk ke New Delhi. Aksi ini merupakan tantangan terbesar bagi pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi sejak ia berkuasa pada tahun 2014.

Puluhan ribu petani kemudian mendirikan kamp darurat dan sedikitnya 700 orang tewas dalam aksi protes tersebut.

Pada bulan November 2021, setahun setelah protes dimulai, PM Modi mendorong melalui parlemen pencabutan tiga undang-undang kontroversial yang diklaim oleh petani akan membiarkan perusahaan swasta mengendalikan sektor pertanian negara tersebut.

Ribuan petani India meninggal karena bunuh diri setiap tahunnya karena kemiskinan, utang dan hasil panen yang dipengaruhi oleh pola cuaca yang semakin tidak menentu akibat perubahan iklim.

Dalam aksi protes kali ini, para petani memperjuangkan tuntutan agar diberlakukan undang-undang untuk menetapkan harga minimum untuk panen tanaman mereka, selain sejumlah konsesi lain termasuk penghapusan pinjaman. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
AS Luncurkan Program Rudal ...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Rekomendasi Acara Akhir Pekan, Ada Kumpul Bocah di TMII dan Malam Puncak HUT Jakarta di Bundaran HI

Rekomendasi Acara Akhir Pekan, Ada Kumpul Bocah di TMII dan Malam Puncak HUT Jakarta di Bundaran HI

27 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.