Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pilpres Mungkin Berlangsung 2 Putaran, Terlepas dari Prediksi Lembaga Survei

📅 Sabtu, 10 Feb 2024, 14:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pilpres Mungkin Berlangsung 2 Putaran, Terlepas dari Prediksi Lembaga Survei Doc: The Conversation/Shutterstock
Ket. Seorang perempuan memberikan suaranya dalam pemilihan umum di Pekalongan, Jawa Tengah.

Yohanes Sulaiman, Universitas Jendral Achmad Yani

Dalam waktu kurang dari dua minggu, Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia akan menyelenggarakan Pemilihan Umum (Pemilu) yang terdiri dari pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) secara serentak. Diselenggarakan tepat pada Hari Valentine, pemilu ini disebut-sebut sebagai pemilu satu hari terbesar di dunia.

Terdapat tiga kandidat presiden yang bertarung. Apabila mengharapkan tidak ada putaran kedua, salah satu kandidat harus memenangkan lebih dari 50% suara nasional dan setidaknya 20% suara di setiap provinsi, berdasarkan aturan Undang-Undang Pemilu yang berlaku saat ini.

Berbagai lembaga survei di Indonesia telah memprediksi bahwa calon presiden yang sejauh ini paling unggul, yakni Prabowo Subianto, dan calon wakil presidennya, Gibran Rakabuming Raka, kemungkinan besar akan memenangkan putaran pertama. Namun, masih belum bisa diprediksi apakah pasangan ini akan mendapatkan cukup suara untuk memenangkan pemilu satu putaran atau akan terpaksa ikut maju di putaran kedua.

Mereka bersaing dengan dua pasangan calon (paslon) lainnya - Anies Baswedan, mantan gubernur Jakarta, dan pasangannya, Muhaimin Iskandar; dan Ganjar Pranowo, mantan gubernur Jawa Tengah, dan pasangannya, Mahfud MD.

Sebuah lembaga survei yang kredibel, Lingkaran Survei Indonesia (LSI), memprediksi Prabowo akan mampu meraih kemenangan di putaran pertama dengan perolehan suara 50,7%. Hal ini berdasarkan pada survei LSI terhadap 1.200 responden.

Lembaga survei Indikator, yang juga dianggap kredible, menunjukkan hasil survei mereka bahwa Prabowo meraih 56,2% suara di Jawa Timur, provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak kedua setelah Jawa Barat.

Proyeksi terbaru Indikator juga sedikit merevisi survei nasional sebelumnya yang menunjukkan bahwa kans Prabowo untuk memenangkan pemilu satu putaran sangat besar.

Terlepas dari deretan prediksi lembaga-lembaga survei, masih terlalu dini untuk mengatakan bahwa Prabowo akan memenangkan pilpres dalam satu putaran. Setidaknya ada dua alasan untuk hal ini.

Pertama, survei tetaplah survei, yakni pengambilan sampel dari sejumlah kecil orang untuk memprediksi preferensi seluruh populasi.

Berdasarkan kinerja mereka sejauh ini, memang susah membayangkan jika lembaga survei kredibel seperti Indikator dan LSI melakukan kesalahan dalam metode mereka. Terlebih lagi, mereka pasti telah melakukan segala hal yang diperlukan guna mendapatkan hasil yang paling akurat.

Namun, mereka mungkin tidak bisa menangkap gambaran yang lebih besar secara akurat. Ini karena sifat pemilih cenderung bervariasi.

Berbeda dengan sindiran para penganut teori konspirasi mengenai kredibilitas lembaga survei di Indonesia, survei nasional hanyalah sebuah potret representatif yang didasarkan pada pengambilan sampel dari sejumlah kecil pemilih. Inilah sebabnya mengapa ada margin of error.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.