Banyak Sekali, Satgas P3GN Polri Tangkap 17.707 Tersangka Narkoba Berbagai Jaringan
Rabu, 07 Feb 2024, 20:36 WIBJakarta - Banyak sekali, Satuan Tugas Penanggulangan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P3GN) Polri menangkap sebanyak 17.707 tersangka tindak pidana narkoba selama periode 21 September sampai dengan 7 Februari 2024.
Kasatgas P3GN Polri Irjen Pol. Asep Edi Suheri di Jakarta, Rabu, mengatakan pengungkapan tindak pidana narkoba ini merupakan wujud komitmen Polri dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo terkait perang melawan narkoba.
"Dapat kami sampaikan bahwa selama periode tersebut, Satgas tingkat Mabes dan Polda jajaran telah berhasil menangkap 17.707 tersangka, di mana 14.447 tersangka sedang menjalani proses penyidikan, dan ada 3.260 tersangka lainnya sedang menjalani proses rehabilitasi," kata Asep.
Dari 14.447 tersangka yang dalam proses penyidikan, kata dia, berstatus sebagai kurir dan bandar. Sedangkan 3.260 tersangka rehab adalah penyalahguna.
Asep mengatakan Satgas P3GN dibentuk Kapolri dalam menindaklanjuti arahan Presiden terkait penindakan, pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Selama periode tersebut, kata dia, Satgas P3GN telah menerbitkan 11.918 laporan polisi dan menyita sejumlah barang bukti antara lain, yakni sabu seberat 2,3 ton, ekstasi sebanyak 964.268 butir, ganja seberat 1,4 ton, kokain seberat 8,23 kg.
"Ada juga tembakau gorila seberat 124,6 Kg, ketamin seberat 24,8 Kg, ada juga heroin seberat 85 gram dan obat keras sebanyak 4.118.331 butir," papar Asep.
Menurut jenderal polisi bintang dua itu, dari pengungkapan yang telah dilakukan Satgas P3GN Polri ini telah berhasil menyelamatkan 17.667.827 jiwa.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Mukti Juharsa menambahkan, para tersangka yang ditangkap merupakan jaringan Sumatera, yang mana narkotika dipasok dari negara Malaysia dan Vietnam melalui jalur perairan di Sumatera.
"Jadi untuk jaringan ini untuk semua barang dari Malaysia dan Vietnam. Hanya saja tempat masuknya berbeda-beda, ada yang melalui Aceh, Medan, ada juga Jambi," tuturnya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Harga Emas Antam Terus Merosot Sejak 18 Juni, Pagi Ini Rp2.668.000 per Gram
-
BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Indonesia Hari Ini, Selasa (23/6), Diguyur Hujan Ringan
-
BMKG Pastikan Tidak Ada Potensi Tsunami Pascagempa Palu Magnitudo 6,7
-
Hari Bhayangkara ke-80: Presiden Prabowo Tegaskan Tema 'Polri untuk Masyarakat'
-
Kemkomdigi Cetak Talenta Digital SMK, Peluang Kerja Daerah Dibuka Lebar
-
Trump Klaim Aset Iran yang Dicairkan untuk Beli Produk Pertanian AS
-
Badan Geologi Imbau Pendaki Jauhi Radius 1,5 Kilometer Gunung Soputan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.