Australia Versus Korsel Diprediksi Bakal Seru
📅 Jumat, 02 Feb 2024, 07:13 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Giuseppe CACACE /AFP
DOHA - Untuk ketiga kalinya dalam empat edisi terakhir Piala Asia, Australia dan Korea Selatan berhadapan. Kali ini di perempat final, Jumat (2/2) malam waktu setempat di Stadion Al Janoub, Doha, Qatar.
Laga ini diprediksi bakal berjalan sengit. Di babak 16 besar, Socceroos (julukan timnas Australia) meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Indonesia. Korea Selatan bermain imbang dengan Arab Saudi waktu normal dan perpanjangan waktu. Akhirnya, Korsel menang 4-2 melalui adu penalti.
Di sepanjang babak penyisihan grup, Australia bertahan dengan lini belakang yang kompak. Namun di laga babak 16 besar kontra Indonesia terlihat tajam di lini serang. Empat gol yang dicetak saat melawan Indonesia adalah jumlah yang sama dengan hasil di fase grup.
Itu merupakan gol terbanyak kedua yang dicetak Socceroos di babak sistem gugur Piala Asia sejak mengalahkan Uzbekistan 6-0 di semifinal tahun 2011. Tim asuhan Graham Arnold itu, kini tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan berturut-turut di semua kompetisi. Australia mengungguli lawan-lawan 20-1 dalam rentang waktu tersebut.
Laga babak 16 besar adalah pertandingan ke-50 bagi Arnold sebagai pelatih Socceroos. Pria yang memenangkan dua gelar A-League sebagai pelatih itu hanya menderita total tujuh kekalahan dalam tugasnya sebagai pelatih tim nasional Australia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejak melakoni debut di Piala Asia tahun 2011, Australia hanya kebobolan tiga gol di seluruh pertandingan babak sistem gugur. Australia tidak pernah kebobolan lebih dari satu gol dalam satu pertandingan di luar babak penyisihan grup.
Tapi dia belum pernah mengalahkan Korea Selatan sejak Piala Asia 2015. Saat itu Australia memenangkan laga final yang penuh drama dengan skor 2-1 melalui perpanjangan waktu di kandang sendiri. Ini satu-satunya kesempatan mengangkat trofi.
Tim Korea Selatan yang gigih dan penuh tekad menunjukkan ketahanan luar biasa di babak 16 besar. Dia mencetak gol di menit kesembilan injury time. Kemudian menjaga ketenangan saat adu penalti.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tim asuhan Jurgen Klinsmann ini harus melawan kerumunan pendukung Arab Saudi. Namun akhirnya Korea Selatan mendapatkan yang pantas diraih. Laga kontra Australia menjadi perjalanan kedua berturut-turut ke perempat final Piala Asia.
Taegeuk Warriors (julukan timnas Korea Selatan) hanya menderita satu kekalahan sebelumnya di perempat final Piala Asia. Korea kalah 1-0 dari juara bertahan Qatar empat tahun lalu.
Empat dari enam gol yang dicetak di Piala Asia tahun ini tercipta setelah menit 80. Tiga di antaranya tercipta di injury time. Korea Selatan belum kebobolan dalam tujuh pertandingan berturut-turut menjelang turnamen. Namun dia telah kebobolan tujuh kali dalam empat pertandingan Piala Asia 2023.
Korea Selatan hanya kalah satu kali dari lima pertandingan kompetitif terakhir melawan Socceroos. Dia membukukan tiga clean sheet selama periode tersebut. Di pertandingan lain yang berlangsung Jumat malam, dua tim yang tampil di perempat final Piala Asia untuk pertama kalinya, Tajikistan dan Yordania bertanding di Stadion Ahmed bin Ali.
Tajikistan tidak terkalahkan dalam dua pertemuan dengan Yordania. Dia menang 1-0 dalam pertandingan persahabatan Februari 2021. Kemudian, kebobolan gol penyama di injury time dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 November lalu (imbang 1-1).
Yordania telah memenangkan tiga dari lima pertemuan sepanjang masa melawan Tajikistan. Dia kebobolan dua gol di semua pertandingan tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!