Bertemu Menlu Belanda, Retno Bahas Kerja Sama Ekonomi hingga Palestina

Kamis, 01 Feb 2024, 08:12 WIB

JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi membahas berbagai isu mulai dari kerja sama ekonomi hingga Palestina, dalam pertemuan bilateral dengan Menlu Belanda Hanke Bruins Slot di Den Haag pada Rabu (31/1).

"Belanda adalah salah satu mitra penting Indonesia di Eropa. Belanda merupakan mitra dagang terbesar pertama dari Eropa dan juga mitra investasi yang pertama terbesar di Eropa. Hal yang sama juga berlaku untuk bidang pariwisata," kata Retno dalam pernyataan persnya.

Ket. Foto: Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi (kiri) berjabat tangan dengan Menlu Belanda Hanke Bruins Slot (kanan) di Den Haag, Rabu (31/1/2024). — Sumber: ANTARA/HO-Kemlu RI

Selama pertemuan, Retno menyampaikan harapan agar Rencana Aksi untuk 2024-2025 yang ditandatangani bersama dengan Menlu Hanke di Jakarta pada Oktober tahun lalu dapat diimplementasikan dengan baik.

Ia menekankan kembali beberapa prioritas kerja sama bilateral, antara lain transisi energi, industri digital, serta pengembalian barang-barang bersejarah Indonesia.

"Saya juga tekankan pentingnya kedua negara untuk terus bekerja sama di dalam memperkuat produksi kelapa sawit yang berkelanjutan. Sebagaimana diketahui, 14 persen dari total ekspor Indonesia ke Belanda adalah berupa kelapa sawit," kata dia.

Dalam konteks kerja sama bilateral, Menlu Belanda juga menyampaikan kembali komitmen untuk bekerja sama dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara, terutama terkait dengan perairan dansustainable city.

Belanda juga menyampaikan dukungan penuh bagi aplikasi Indonesia untuk menjadi anggota OECD.

Selanjutnya, Retno membahas kerja sama antara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan Uni Eropa (EU), terutama menjelang pertemuan para menlu ASEAN-EU yang akan diselenggarakan pada 1-2 Februari di Brussels, Belgia.

Dengan penduduk lebih dari 650 juta, dia menyebut ASEAN memiliki potensi sangat besar untuk mengembangkan kerja sama dengan EU.

"Saya menyinggung di dalam pertemuan bilateral dengan Menlu Hanke mengenai negosiasi yang sedang dilakukan Indonesia dengan EU terkait dengan CEPA(Comprehensive Economic Partnership Agreement).Sejak 2016, sudah dilakukan 16 kali putaran perundingan dan diharapkan negosiasi akan dapat diselesaikan dalam waktu dekat," tutur Retno.

Menyambut putaran ke-17 perundingan Indonesia-EU CEPA yang akan berlangsung di Indonesia, Retno menegaskan pentingnya prinsip saling menguntungkan agar dijadikan pedoman dalam negosiasi.

"Spirit ini lah yang perlu terus dijaga dalam penyelesaian negosiasi," katanya.

Retno pun menyampaikan kembali beberapa kebijakan EU yang dinilai merugikan Indonesia, termasuk soal kelapa sawit dan Regulasi Bebas Deforestasi EU (EUDR).

"Saya juga menekankan bahwa komitmen untuk melakukan hilirisasi industri akan terus dilakukan oleh Indonesia. Saya berharap Belanda akan dapat terus memberikan dukungan terhadap negosiasi Indonesia-EU CEPA ini," ujar dia.

Isu terakhir yang dibahas dalam pertemuan kedua menlu adalah soal Palestina, di mana Retno menyampaikan kekhawatiran mendalam mengenai semakin memburuknya situasi kemanusiaan di Jalur Gaza.

"Di tengah situasi kemanusiaan yang memburuk ini, sangat disayangkan bahwa beberapa negara donor, termasuk Belanda, melakukan suspense dukungan keuangannya terhadap UNRWA," tuturnya.

Oleh karena itu, Retno menegaskan pentingnya investigasi yang komprehensif, kredibel, dan transparan untuk segera dapat dilakukan sehingga semua tuduhan Israel terkait keterlibatan sejumlah personel badan PBB untuk pengungsi Palestina itu dalam serangan 7 Oktober 2023 bisa dibuktikan dengan jelas.

"Pembekuan dukungan keuangan terhadap UNRWA akan sangat memperburuk situasi kemanusiaan yang memang saat ini sudah sangat buruk," kata dia

Di dalam diskusi, pentingnya investigasi juga ditekankan oleh Menlu Hanke dan Belanda menekankan dukungannya terhadap solusi dua negara.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.