Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RSUD Sultan Imanuddin Beri Vaksin Hepatitis B kepada Tenaga Kesehatan

📅 Jumat, 26 Jan 2024, 23:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
RSUD Sultan Imanuddin Beri Vaksin Hepatitis B kepada Tenaga Kesehatan Doc: ANTARA/HO-RSSI Pangkalan Bun
Ket. Tenaga medis saat divaksinasi hepatitis B di Pangkalan Bun.

Palangka Raya - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng) memberikan vaksinasi hepatitis B kepada seluruh tenaga medis dan tenaga kesehatan di daerah itu.

"Pemberian vaksinasi ini menindaklanjuti Kebijakan Kementerian Kesehatan tentang Pelaksanaan Imunisasi hepatitis B untuk Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Indonesia," kata Direktur RSSI Pangkalan Bun dr Fachrudin, Jumat.

Namun demikian, lanjut dia, vaksinasi tersebut dilakukan kepada tenaga kesehatan yang sudah memenuhi persyaratan.

Fachrudin mengatakan, tujuan dilakukannya vaksinasi ini yaitu untuk mencegah tenaga medis dan tenaga kesehatan terpapar virus hepatitis B saat melakukan pelayanan kesehatan.

"Hepatitis B sendiri merupakan penyakit yang ditularkan melalui kontak dengan darah dan cairan tubuh dari orang yang terinfeksi virus itu," katanya.

Dia mengatakan, tenaga medis dan tenaga kesehatan memiliki risiko tinggi terinfeksi virus hepatitis B. Menurut dia, bekerja di lingkungan yang berpotensi tinggi terpapar dengan darah dan cairan tubuh yang terinfeksi virus hepatitis B dan juga berpotensi menularkan kepada pasien.

Dia menyampaikan bahwa vaksinasi hepatitis B yang diberikan sejumlah tiga dosis dengan interval minimal antara dosis pertama dan kedua adalah satu bulan.

"Sementara interval minimal dosis kedua dan ketiga adalah lima bulan. Vaksinasihepatitis B diberikan tanpa memandang status vaksinasi sebelumnya," kata Fachrudi.

Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk melindungi keselamatan pegawai. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mewujudkan produktivitas kerja, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Kami mendukung penuh kegiatan tersebut sebagai langkah perlindungan kepada nakes dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," katanya.

Dirinya juga berharap dengan diberikannya vaksinasi itu dapat memberikan perlindungan serta mencegah risiko penularan bagi tenaga kesehatan maupun tenaga medis di RSSI Pangkalan Bun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.