Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Akan Berikan Contoh Konkret Pengelolaan Air di WWF 2024

📅 Selasa, 23 Jan 2024, 23:33 WIB | Oleh:
Indonesia Akan Berikan Contoh Konkret Pengelolaan Air di WWF 2024 Doc: antara

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong mengatakan peran Indonesia dalam World Water Forum 2024 tidak hanya sebagai tuan rumah, tetapi, juga akan memberikan contoh konkret dalam pengelolaan air.

"Peran Indonesia ini selain sebagai penyelenggara atau tuan rumah, kita juga akan memberikan contoh-contoh ataupun pengalaman Indonesia dalam memperlakukan air," kata Usman saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa.

Usman menyebutkan bahwa Indonesia akan memperlihatkan keberhasilan pembangunan 56 bendungan yang dilakukan selama pemerintahan Presiden Joko Widodo pada WWFdi Bali.



Selain itu, kearifan lokal Bali dalam memperlakukan air, seperti sistem subak, juga akan menjadi bagian dari pengalaman para delegasi. Delegasi, kata Usman, akan diajak mengunjungi persawahan di Desa Jatiluwih, Tabanan, Bali, untuk melihat sistem pengairan pertanian khas Pulau Dewata itu.

Indonesia juga akan mempromosikan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) yang dijalankan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada acara WWF Bali.

"Karena WWF 2024 ini temanya kan 'Water for Shared Prosperity'. Jadi air untuk kesejahteraan bersama," kata Usman.

Indonesia juga akan mendorong politik air di berbagai negara, guna memastikan adanya kebijakan politik dalam memperlakukan air melalui regulasi-regulasi. Indonesia sendiri telah menerapkan politik air melalui undang-undang terkait air dan kebijakan terkait infrastruktur air, termasuk pembangunan bendungan, sebagai prioritas.

"Kita tahu di satu sisi air ini kalau dia kekurangan kita akan mengalami kekeringan, tapi, kalau kelebihan akan terjadi banjir, dan kemudian di satu negara barangkali airnya sulit, tapi, di negara lain airnya melimpah. Ini bagaimana kita bisa mengatasi kesenjangan dalam konteks ketersediaan air di muka bumi ini," ujar Usman.



Usman berharap bahwa World Water Forum tidak hanya menjadi sebuah diskusi, tetapi, juga menghasilkan perubahan positif dalam perlakuan terhadap air di seluruh dunia. Dia juga menekankan pentingnya melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintahan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), akademisi, dan kelompok masyarakat seperti petani dan masyarakat adat agar semangat dalam memperlakukan air ke arah yang lebih baik bisa menjadi sebuah gerakan di level global.

"Jadi, ini kita berharap menjadi gerakan bagaimana kita bijak dalam memperlakukan air sebagai kebutuhan dasar manusia," kata dia.

World Water Forum merupakan forum lintas batas terbesar di dunia yang fokus dalam pembahasan isu-isu air dan mencari solusi global sebagai jawaban atas isu-isu tersebut.

World Water Forum ke-10 yang dilaksanakan pada 18-24 Mei 2024 di Bali mengusung tema "Water for Shared Prosperity" dan membawa harapan bahwa ajang tersebut menjadi tempat pertemuan berbagai pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk berbagi pengalaman dan inovasi merespon berbagai tantangan pengelolaan air secara global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.