Taiwan Deteksi 6 Balon Udara Tiongkok di Sekitar Wilayahnya

Senin, 22 Jan 2024, 10:40 WIB

TAIPEI - Enam balon udara Tiongkok terdeteksi di sekitar Taiwan yang merupakan rekor tertinggi, kata Kementerian Pertahanan Taiwan, Senin (22/1).

Lima diantaranya terlihat di dekat kota pesisir utara Keelung, sementara satu lagi terbang di atas pulau dekat daerah Pingtung di selatan, berdasarkan peta yang dirilis kementerian.

Ket. Foto: Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menyampaikan pidato Tahun Baru di Taipei pada 1 Januari. Taiwan mendeteksi empat balon pada 2 Januari melintasi garis tengah Selat Taiwan. — Sumber: AP/Kantor Kepresidenan Taiwan

Kementerian Pertahanan Taiwan, yang merilis data harian mengenai kehadiran militer Tiongkok di sekitar Taiwan, mengatakan semua balon tersebut terlihat pada hari Minggu di ketinggian 15.000 kaki hingga 17.000 kaki.

Jumlah tersebut merupakan jumlah tertinggi yang terdeteksi sejak kementerian secara rutin merilis data penampakan balon pada bulan Desember.

Tiongkok mengklaim Taiwan yang demokratis sebagai wilayahnya dan tidak pernah berhenti menggunakan kekuatan untuk menjadikan pulau dengan pemerintahan sendiri itu berada di bawah kendalinya.

Negara ini telah meningkatkan tekanan militer dalam beberapa tahun terakhir dan mengerahkan pesawat tempur dan kapal angkatan laut di sekitar pulau tersebut hampir setiap hari.

Februari lalu, militer Taiwan memberi tahu otoritas penerbangan setelah melihat balon melayang di wilayah udara pulau itu, namun tidak menyebutkan dari mana balon tersebut berasal atau memberikan lokasi rinci.

Penampakan balon terbaru terjadi setelah pemilihan presiden Taiwan bulan ini, yang dimenangkan oleh Lai Ching-te dari Partai Progresif Demokratik yang berkuasa, yang dianggap Beijing sebagai "separatis".

Tiongkok memperingatkan menjelang pemungutan suara bahwa kemenangan Lai akan membawa "perang dan kemunduran" ke Taiwan.

Namun mereka tidak mengirimkan pesawat tempur dan kapal angkatan laut dalam jumlah besar segera setelah pemilu.

Serangan terbesar sejak pemilu terjadi pada Kamis lalu ketika 24 pesawat tempur Tiongkok terdeteksi di sekitar Taiwan, dengan 11 pesawat melintasi garis median sensitif yang memisahkan pulau itu dari Tiongkok, menurut Taipei.

Namun Beijing menjadi pihak yang paling dirugikan dalam bidang politik, ketika negara Pasifik Nauru tiba-tiba mengalihkan pengakuan diplomatik dari Taiwan ke Tiongkok pada pekan lalu, meninggalkan Taipei dengan 12 sekutu resmi.

Jumlah terbesar pesawat tempur Tiongkok yang dikirim selama 24 jam terjadi pada bulan September, ketika Taiwan mendeteksi 103 pesawat Tiongkok di sekitar pulau tersebut.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.