Kasal: Hari Dharma Samudera Bentuk Hormat ke Pahlawan

Selasa, 16 Jan 2024, 01:45 WIB

JAKARTA - Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menyatakan Hari Dharma Samudera yang jatuh pada tanggal 15 Januari merupakan bentuk penghormatan bangsa kepada seluruh pahlawan TNI AL yang gugur dalam perang.

"Upacara Dharma Samudera ini adalah waktu untuk memperingati pertempuran-pertempuran laut, yang dilaksanakan oleh TNI AL dalam rangka berjuang memperoleh kemerdekaan dan mempertahankan kedaulatan NKRI," kata Ali ketika menghadiri upacara tabur bunga Hari Dharma Samudera di Jakarta, Senin (15/1).

Ket. Foto: Tabur Bunga -- Personel TNI Angkatan Laut menaburkan bunga saat upacara peringatan Hari Dharma Samudera di atas KRI Bima Suci di Selat Madura, Surabaya, Jawa Timur, Senin (15/1). Kegiatan yang dipimpin oleh Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Wadan Kodiklatal) Laksda TNI Eko Wahjono itu merupakan penghormatan kepada para pahlawan yang gugur saat mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia dalam pertempuran Laut Aru yang terjadi pada 15 Januari 1962. — Sumber: ANTARA/Didik Suhartono

Upacara dan acara tabur bunga yang digelar di atas kapal KRI Banda Aceh-593 yang berlayar di Teluk Jakarta, kata Kasal, bertujuan untuk memberikan penghargaan dan penghormatan atas jasa dan perjuangan para pahlawan yang gugur ketika merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.

Ia menceritakan pada tanggal 15 Januari 1962 di Laut Aru, ada tiga motor torpedo boat (MTB) yang sedang mengemban misi infiltrasi mendaratkan pasukan khusus ke Irian Barat (Papua).

Menurut dia, peristiwa pertempuran laut yang berpuncak di Laut Aru pada tanggal 15 Januari 1962 itulah yang selanjutnya diperingati sebagai Hari Dharma Samudera untuk mengenang kepahlawanan dan pengorbanan patriot dalam berbagai pertempuran laut demi membela kehormatan dan harga diri bangsa.

Maka dari itu, Kasal berharap dengan peringatan tersebut, dapat terus menanamkan semangat kepahlawanan bagi generasi muda penerus bangsa, memupuk rasa cinta tanah air, menetapkan wawasan kebangsaan, dan mengamalkan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh pendahulu negeri.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.