BPTJ Targetkan Tambah Rute Layanan Bus JR Connexion di 117 Permukiman Bodetabek
Senin, 15 Jan 2024, 16:46 WIBJAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menargetkan akan menambah rute Bus Jabodetabek Residence Connexion (JRC) di 117 permukiman di sekitar Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek).
Plt Kepala BPTJ Suharto menjelaskan, penambahan rute JR Connexion merupakan bagian dari strategi untuk mendorong masyarakat berpindah dari kendaraan pribadi ke transportasi massal. Penambahan rute akan dilakukan secara bertahap mulai tahun ini hingga tahun 2026.
"Ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mencapai target 60% moda share penggunaan angkutan umum massal di tahun 2029, sesuai yang diamanatkan dalam Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ)," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, kemarin.
Suharto juha menyebut, sejak diluncurkan pada tahun 2017 oleh BPTJ, JR Connexion telah melayani 23 permukiman di kawasan Bodetabek. Diantaranya yaitu di Kota Wisata, Legenda Wisata, dan Sentul City di Kabupaten Bogor, serta Grand Wisata di Bekasi.
"Pada tahun 2024 ini kami bersama dengan sejumlah operator akan merumuskan dan berupaya menambah rute pelayanan JR Connexion di 40 permukiman. Kemudian pada tahun 2025 di 40 permukiman dan pada tahun 2026 di 37 permukiman. Sehingga total yang dilayani sebanyak 140 pemukiman pada tahun 2026," tuturnya.
Lebih lanjut Suharto mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) terdapat sebanyak 2.010 permukiman di kawasan Jabodetabek.
"Dari data tersebut, telah dipilih sebanyak 117 permukiman di kawasan Bodetabek yang belum mendapatkan layanan JR Connexion. Beberapa diantaranya yaitu perumahan Morizen dan Kota Harapan Indah di Bekasi, serta Discovery Bintaro Jaya dan Alam Sutera di Tangerang," ucapnya.
Nantinya JRC tersebut akan melayani destinasi yang dianggap menjadi tujuan terbesar di Jakarta, diantaranya Gambir, Menteng, Tanah Abang, Senen dan Sawah Besar.
Jabodetabek Residence Connexion (JRC) merupakan layanan bus untuk memfasilitasi warga di sekitar pemukiman penyangga ibukota menuju pusat kegiatan bisnis (CBD) di Jakarta dan sebaliknya.
"Kelebihan JR Connexion dibandingkan bus reguler adalah jadwal yang pasti dan tempat pemberhentian hanya di maksimal 3 titik sehingga waktu tempuh menjadi lebih pendek. Selain itu, sistem pembayarannya juga bisa dilakukan secara cashless," tutup Suharto.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Mendagri: 99 Persen Pengungsi Bencana Sumatra Sudah Tinggalkan Tenda Pengungsian
-
Jepang Akhirnya Ketuk Palu: Cadangan Minyak Strategis Dilepas ke Pasar
-
Kebijakan WFH, ASN Kemenag Diminta Jaga Ritme Kerja
-
MRT Jakarta Mempermudah Komuter Beli Tiket Lewat Platform WhatsApp
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
-
Biar Nggak Macet, Pemkab Bogor Buka Jalur Alternatif Baru ke Puncak
-
Sebabkan Banjir Parah di Demak, Tanggul Sungai Tuntang yang Jebol Mulai Diperbaiki
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.