Ratusan Warga Purwakarta Masih Mengungsi Akibat Longsor
Minggu, 14 Jan 2024, 05:30 WIBPurwakarta - Ratusan warga Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, masih bertahan di sejumlah titik pengungsian akibat bencana longsor di kaki Gunung Anaga, wilayah Kecamatan Tegalwaru.
"Kami berharap warga yang terdampak longsor bisa bersabar di tenda pengungsian, dan mengosongkan titik-titik di sekitar lokasi longsor," kata Penjabat Bupati Purwakarta Benni Irwan, di Purwakarta, Sabtu.
Ia mengatakan, dalam penanganan bencana longsor yang terjadi di Desa Sukamulya dan Desa Cisarua Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta, pada 4 Januari 2024, masyarakat diminta agar tetap berada berada di titik pengungsian.
Menurut dia, hingga saat ini pihaknya masih meminta warga untuk mengosongkan titik-titik di sekitar lokasi longsor wilayah Kecamatan Tegalwaru.
Benni mengimbau warga Desa Sukamulya dan Cisarua, Kecamatan Tegalwaruyang terdampak longsor agar bersabar di titik-titik pengungsian.
Sebenarnya, kata dia, pihaknya menginginkan warga kembali menempati rumahnya masing-masing dan menjalankan aktivitas seperti biasa.
Namun, melihat kondisi cuaca yang masih sering terjadi hujan deras, pihaknya belum mengizinkan warga kembali ke rumahnya masing-masing.
Sementara itu, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purwakarta, sebanyak 274 keluarga atau 1.006 jiwa terdampak longsor di kaki Gunung Anaga.
Sebanyak 215 keluarga atau 763 jiwa di wilayah Kecamatan Tegalwaruterpaksa mengungsi ke titik yang disediakan dan di rumah keluarga atau saudaranya.
Sekitar 30 rumah juga dilaporkan tertimbun longsoran tanah akibat bencana alam tersebut.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Literasi Kesehatan Jadi Gampang, Kemenekraf Andalkan Gim Edukatif
-
Angin Kencang Terjang Bondowoso: Puluhan Rumah Warga di 7 Desa Dilaporkan Rusak
-
Reboot Film "Buffy the Vampire Slayer" Dibatalkan, Penggemar Kecewa
-
Sentani International Airport Diyakini Naikkan PAD Jayapura
-
Otorita Targetkan 60 Persen Daur Ulang Sampah pada 2035
-
Banjir Bandang Papua Telan Korban, Pencarian Berpacu dengan Waktu
-
Rupiah Masih Tertekan, 6 Februari 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.