Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini Strategi Transisi Energi Ganjar-Mahfud

📅 Sabtu, 13 Jan 2024, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Strategi Transisi Energi Ganjar-Mahfud Doc: ANTARA/Arnas Padda
Ket. Pengendara melintas di area Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Tolo di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Jumat (25/3/2022).

Jakarta - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud menjelaskan strategi pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3 itu dalam melaksanakan transisi energi "kotor" menuju energi baru terbarukan (EBT).

"Di depan mata sudah ada transisi energi yang kita laksanakan. Apabila kami laksanakan secara tepat, maka target-target itu pasti tercapai," kata anggota Dewan Pakar TPN Ganjar-Mahfud, Agus Hermanto, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Agus menjelaskan Ganjar-Mahfud menargetkan bauran EBT hingga kisaran 25-28 persen akan dicapai dalam satu periode kepemimpinan.

Pada tahun 2022, lanjut Agus,sumbangsih EBT dalam bauran energi nasional masih sekitar 14 persen. Padahal, Indonesia memiliki potensi EBTberlimpah, yakni mencapai 3.687 gigawatt jika diakumulasikan dalam bentuk energi listrik.

"Potensi energi surya merupakan yang terbesar, yakni mencapai 3.294 gigawatt," kata Agus.

Dia menjelaskan konferensi perubahan iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau Conference of the Parties (COP), mulai COP ke-21 hingga COP ke-28, mewajibkan negara-negara untuk menggenjot transisi energi ke bentuk energi yang ramah lingkungan.

Indonesia termasuk salah satu negara yang menyetujui kesepakatan internasional tersebut.

Transisi energi ala Ganjar-Mahfud, lanjut Agus, bakal dilakukan secara bertahap. Harapannya, penggunaan batu bara sebagai sumber energi bisa dipangkas, sehingga Indonesia mampu mencapai emisi nol (net zeroemission???????) pada tahun 2060.

Pada tahap pertama, Ganjar-Mahfud akan melakukan konversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) ataudedieselisasike pembangkit listrik berbasis EBT, seperti tenaga surya dan angin.

"Jangan lagi membuat pembangkit listrik batu bara. Kami mulai yang paling aman dulu. Tentu, pertama kali energi surya. Energi surya sudah banyak dibangun, diperbanyak," tegasnya.

Agus mencontohkan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) yang sudah beroperasi ialah di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Dia meyakini PLTB Jeneponto bisa direplikasi di berbagai daerah dengan potensi energi anginnya besar dan stabil.
???????
"Tetapi, pembangkit listrik energi angin itu masih menunggupower purchase agreementdengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) atau perjanjian pembelian tenaga listrik yang dilakukan oleh PT PLN dengan pengembangan listrik swasta," kata Agus.

Untuk tahap selanjutnya, menurut Agus, Ganjar-Mahfud bakal memperbanyak desa mandiri dengan energi berbasis EBT lokal, seperti pembangkit listrik tenaga air (PLTA) atau berbasis bioenergi dari bahan organik biomassa dan biogas.

Selanjutnya, Ganjar-Mahfudakan mengembangkan energi panas bumi yang ketersediaannya melimpah ruah di Indonesia. Banyaknya potensi energi panas bumi di Indonesia tak lepas dari lokasi Indonesia yang dilewati oleh cincin api Pasifik.

Langkah terakhir ialah mendorong percepatan penggunaan kendaraan bermotor listrik untuk mengurangi emisi karbon, meskipun mungkin tidak akan selesai dalam waktu setahun.
???????
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan tiga peserta Pilpres 2024, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.

Masa kampanye Pilpres 2024 berlangsung mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.