Berita Duka, Polsek Kelumpang Selatan Evakuasi Jasad Anak Diterkam Buaya

Jumat, 12 Jan 2024, 00:07 WIB

Kotabaru - Polsek Kelumpang Selatan bersama warga mengevakuasi jasad seorang anak MM (12) yang meninggal dunia akibat diterkam buaya di Desa Pantai Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan pada Rabu malam.

Kapolsek Kelumpang Selatan Iptu Agus Suyanto di Kotabaru, Kamis, mengatakan petugas mencari keberadaan MM setelah mendapatkan laporan dari warga.

"Setelah mendapatkan laporan dari warga, kami langsung turun ke lokasi," ujar Agus.

Agus menjelaskan kronologis kejadian tersebut berawal Samsudin bersama putranya, MM yang masih berstatus pelajar kelas 5 sekolah dasar (SD) pergi ke tambak yang mengalami kebocoran sekitar pukul 19.00 Wita.

Untuk memperbaiki kebocoran tanggul tersebut, Samsudin dan MM menceburkan diri ke dalam tambak, kemudian korban diterkam buaya secara tiba-tiba.

Melihat kejadian tersebut, Samsudin berusaha menolong sang anak agar terlepas dari terkaman buaya dengan cara menebaskan senjata tajam parang ke arah buaya, namun binatang buas tersebut menggigit jari kanan serta pergelangan tangan kiri Samsudin.

"Kemudian buaya tersebut langsung membawa korban MM ke dalam air tambak hingga tidak kelihatan lagi," ujar Agus.

Ia mengungkapkan petugas menemukan korban MM sekitar pukul 21.30 Wita, kemudian jasad korban dievakuasi menggunakan perahu kecil bermesin (kelotok) menuju ke Puskesmas Desa Pantai Kecamatan Kelumpang Selatan untuk visum Et Repertum, serta segera dimakamkan.

Sementara itu, Samsudin masih menjalani perawatan di Puskesmas Desa Pantai karena mengalami luka gigitan buaya di jari sebelah kanan dan pergelangan tangan bagian kiri.

Staf Dinas BKSDA Kabupaten Kotabaru Aditia Rahman mengatakan pihaknya sudah mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati saat berada di area sungai dan danau yang terdapat buaya.

"Selain melakukan imbauan, kami juga memasang pengumuman tempat rawan serangan buaya," kata Aditia.

Pihaknya juga mengakui keterbatasan tempat untuk mengevakuasi buaya yang dilaporkan warga.

"Kami tak memiliki tempat untuk menampung buaya yang kami evakuasi, biasanya kami bawa ke Tanah Bumbu, namun penampungan di sana sudah penuh," ujar Aditia.

Berdasarkan informasi, warga kerap melihat buaya di Kecamatan Kelumpang Selatan, Kelumpang Hilir, Kelumpang Hulu, dan Sungai Durian Kabupaten Kotabaru.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026! Tampil Perkasa dan Ukir Prestasi Gemilang

Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Bakal Direlokasi, Ini Persiapannya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.