Ganjar-Mahfud Tarik Generasi Muda lewat Medsos

Sabtu, 06 Jan 2024, 00:01 WIB

JAKARTA - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar- Mahfud menyatakan pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 tersebut berusaha menarik minat generasi muda dengan mengikuti sejumlah tren di media sosial (medsos).

"Kalau untuk TikTok, Pak Ganjar dan Pak Mahfud, dan Mas Alam (putra Ganjar), itu sudah mulai aktif, ya. Bahkan, Mas Alam sudah lebih dulu, tetapi beberapa waktu mulai dari tahun lalu, kemudian dua hari lalu, juga ada diskusi antara Pak Ganjar dan Pak Sandi (Sandiaga Uno). Biasanya memang malam main TikTok-nya," kata Ketua Program Tim Unggulan TPN Ganjar-Mahfud, Satya Heragandi, usai Media Launching Grade Id di Jakarta, Jumat (5/1).

Ket. Foto: SATYA HERAGANDI Ketua Program Tim Unggulan TPN Ganjar-Mahfud - Kalau untuk TikTok, Pak Ganjar dan Pak Mahfud, dan Mas Alam (putra Ganjar), itu sudah mulai aktif, ya. — Sumber: ISTIMEWA

Menanggapi terkait makin aktifnya calon presiden lain di platform TikTok dan X, Satya menuturkan baik Ganjar maupun Mahfud sudah melakukan hal serupa sebagai upaya mendekatkan diri pada masyarakat.

Seperti dikutip dari Antara, Satya mengatakan Ganjar dan Mahfud selalu berusaha menyempatkan waktu untuk menyapa masyarakat, khususnya kaum milenial dan generasi Z, lewat media sosial di malam hari usai melaksanakan bertugas maupun berkampanye.

Maka dari itu, Satya menyarankan bagi masyarakat untuk mengikuti akun media sosial pribadi milik Ganjar dan Mahfud, supaya bisa mengenal kedua tokoh tersebut lebih dekat.

"Jadi, teman-teman, silakan ikuti akun TikTok dan Instagram Pak Ganjar, Pak Mahfud, dan Mas Alam; karena malam hari kita malah punya kesempatan untuk berdiskusi dengan beliau. Jadi, memang begitu selesai urusan kampanye, sekarang mereka menyempatkan diri menyapa masyarakat melalui platform-platform itu," kata Satya.

Gaya Lebih Ringan

Sementara itu, Deputi Operasi 247 TPN Ganjar-Mahfud, Denon Prawiraatmaja, menambahkan perlu program-program dengan gaya lebih ringan dan lebih dekat dalam menggaet minat anak muda untuk mengenal Ganjar-Mahfud.

Hal itu supaya penerus bangsa dapat lebih memahami esensi pilpres serta visi dan misi pasangan calon untuk membangun Indonesia di masa depan.

TPN Ganjar-Mahfud sendiri, kata Denon, sudah mempunyai tim untuk mengamati tren atau hal-hal yang sedang terjadi di kalangan anak muda melalui pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi demografi wilayahnya.

Selain memanfaatkan media sosial, Denon mengaku TPN Ganjar-Mahfud telah meluncurkan empat aplikasi yang memiliki pola pendekatan unik pada masyarakat, yaitu Ganjar Twin (AI), Super App GPMMD3, Oke Mas Ganjar (OMG), dan Ganjar Mahfud App.

"Mudah-mudahan, secara substansi, kalau kita lihat dari peluncuran Grade Id tadi, yang penting menyampaikan pesan, visi, dan misinya Pak Ganjar dulu. Kemudian, kalau kita mencoba menjangkau milenial, gen Z, gen Y; pola-pola itu kami harapkan disampaikan visi dan misi itu tadi sesuai dengan demografinya," ujar Denon.

Ekosistem digital tersebut dianggap bisa melindungi calon pemilih dari berbagai berita palsu dan dapat melampaui media sosial yang nyaris tidak memiliki aturan, sering menjebak dengan narasi dangkal dan palsu.

Keempat aplikasi memiliki fungsi yang berbeda-beda. Ganjar Twin berisi konten Chat GPT, yang dibuat Relawan Ganjar Berkarya untuk mempermudah pengguna membedah visi dan misi 21 Program Sat Set Ganjar-Mahfud.

Aplikasi yang akrab disapa Ganjar AI tersebut dapat digunakan oleh seluruh tim pemenangan dan sukarelawan dalam membuat narasi yang baik terkait dengan program unggulan pasangan Ganjar- Mahfud.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

KSOP Ternate Minta Warga Laporkan Petugas yang Terlibat Pungli Pembayaran Bagasi.

Hati-hati! Obesitas Bukan Cuma Soal Penampilan, Ini Masalah Kesehatan Serius!

Rusak 10 Tahun, Bendung Irigasi Ampek Jirek Padang Pariaman Direhabilitasi Rp979,6 Juta.

Khofifah: Pasar Murah Jadi Strategi Jaga Inflasi dan Dekatkan Pangan ke Masyarakat.

Wamenlu Iran Tegas: Selat Hormuz Tak Bisa Direbut Hanya dengan Cuitan atau Kapal Induk.

Gempa M7,7 Guncang NTT, Kodam IX/Udayana Bantu Evakuasi Warga Terdampak.

Saat Utang Jadi Beban, Pengusaha Ungkap Strategi Menyelamatkan Bisnis

Momen Spesial, 118 Pendaki dari Berbagai Daerah akan Rayakan HUT ke-81 RI di Puncak Gunung Kerinci

Puluhan Wisatawan Asing di Pulau Padar Viewpoint Terekam Panik saat Gempa NTT Mengguncang

Gubernur NTT: Korban Meninggal Akibat Gempa M7,7 di Flores Bertambah

Pascagempa M7,7 di NTT, Kepala BNPB dan Menko PMK Segera ke Wilayah Terdampak

Menteri Pertahanan Jepang Kunjungi Kuil Yasukuni, PM Takaichi Tak Hadir

Sabtu, SIM Keliling Tetap Buka Layanan, Cek Jadwal dan Lokasinya!

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini, Jual Rp2.675.000 per Gram, Buyback Rp2.525.000 per Gram

Liga Inggris: Era Guardiola Berakhir, Maresca Dituntut Jaga Dominasi Manchester City

Gempa M7,7 di NTT Akibat Sesar Naik Busur Belakang Flores

Jepang Buka Peluang Kerja Sama Baru dengan Indonesia dalam Tiga Bidang

Netflix Batal Garap Serial Squid Game versi Amerika, Apa Penyebabnya?

Trump Berlakukan Tarif hingga 100 Persen untuk Drone Impor

Gempa Dahsyat M7,7 di Flores NTT Memicu Evakuasi Massal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.