Jerat Liar di Hutan Mukomuko Dimusnahkan BKSDA Bengkulu

Kamis, 04 Jan 2024, 17:07 WIB

MUKOMUKO - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, memusnahkan jerat liar yang diduga dipasang masyarakat dekat lokasi penemuan bangkai gajah sumatera yang mati dalam kawasan Hutan Produksi (HP) Air Ipuh di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Bengkulu Said Jauhari dalam keterangannya di Mukomuko, Kamis, mengatakan, BKSDA menurunkan timnya untuk melakukan pemeriksaan dan autopsi gajah sumatera yang mati di dalam lokasi PT Bentara Agra Timber (BAT) di Kabupaten Mukomuko.

Ket. Foto: Bangkai gajah sumatera di dalam kawasan hutan produksi Air Ipuh di Kabupaten Mukomuko, Senin (1/1). — Sumber: ANTARA/Ferri

"Di lokasi di seputaran lokasi terdapat jejak rombongan gajah serta kotoran dan ditemukan jerat yang langsung dinonaktifkan oleh tim," ujarnya.

Ia mengatakan, kegiatan pemeriksaan dan outopsi bangkai gajah di wilayah kawasan HP Air Ipuh yang merupakan Konsesi PT. BAT dilakukan oleh tim kolaboratif yang terdiri dari tujuh orang personel BKSDA, tiga orang TNKS, dua Polsek Sungai Rumbai, dan dua orang KPHP.

Ia mengatakan, BKSDA menurunkan tim untuk mengecek keberadaan TKP bangkai gajah yang mati di Kabupaten Mukomuko. Lalu tim BKSDA dan TNKS bergerak menuju polsek untuk melakukan kegiatan bersama.

Kemudian tim BKSDA dan TNKS berkoordinasi dengan polsek terkait dengan laporan penemuan bangkai gajah yang mati dalam konsesi PT BAT, lalu dilanjutkan apel yang dipimpin langsung oleh kapolsek.

Setelah tim dan pihak polsek mendapat informasi keberadaan gajah, katanya, tim kolaboratif langsung menuju lokasi yang didampingi oleh tim crusing PT. BAT, dan sampai camp crusing.

Selanjutnya, katanya, dokter hewan dari BKSDA melakukan nekropsi terhadap bangkai gajah tersebut, kemudian tim membawa sampel, dan melanjutkan perjalanan pulang.

Terkait dengan hasil pemeriksaan autopsi yang dilakukan oleh dokter hewan BKSDA terhadap bangkai gajah yang mati dalam kawasan HP Air Ipuh di Kabupaten Mukomuko.

"Hasil autopsi bangkai gajah yang mati dalam kawasan HP Air Ipuh di wilayah Kabupaten Mukomuko belum ada," demikian Said Jauhari.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Tradisi Pasar Jajan, Kearifan Lokal Pekalongan Cermin Semangat Gotong Royong

Rantai Makanan Rusak, Harimau Terancam Masuk Permukiman dan Kehilangan Mangsa

Fantastis! Ribuan Robot Humanoid Bakal Adu Kemampuan di World Humanoid Robot Games

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

Hati-hati! Sindikat Pemalsuan Uang di Tangsel Hendak Edarkan ke Bank, Ini Modusnya

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan Layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.