Pasar Murah Jatim Tembus 95 Kali, Khofifah Fokus Dekatkan Pangan Terjangkau ke Warga
Minggu, 16 Agu 2026, 16:58 WIBSURABAYA â Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggelar pasar murah untuk mendekatkan kebutuhan pokok dengan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di SMA Khadijah Surabaya, Minggu (16/8), menjadi gelaran pasar murah Pemprov Jatim yang ke-95.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas jangkauan pasar murah hingga mendekati lokasi konsumen.
âIni sebetulnya rangkaian pasar murah yang ke-95. Dan kita selalu memaksimalkan ikhtiar untuk mendekatkan penjangkauan kepada konsumen di titik terdekat dengan lokasi mereka,â kata Khofifah.
Dalam pasar murah tersebut, masyarakat dapat memperoleh sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang telah mendapat subsidi dari Pemprov Jatim.
Komoditas yang disediakan antara lain beras, gula, Minyakita, telur, hingga daging ayam.
âBisa dipersandingkan antara harga beras, harga gula, harga Minyakita, harga telur, dan termasuk daging ayam yang kita siapkan di sini itu memang dengan subsidi Pemprov,â ujar Khofifah.
Menurutnya, keberadaan pasar murah bukan hanya ditujukan untuk menyediakan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, tetapi juga menjadi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar.
Pemprov Jatim, kata Khofifah, berupaya selalu mempertemukan kegiatan pasar murah dengan produk-produk UMKM agar pelaku usaha memperoleh kesempatan menjangkau konsumen yang lebih luas.
âDan selalu kita berikhtiar memberseiringkan dengan UMKM supaya UMKM kita menemukan pasar yang lebih luas, lebih besar lagi skalanya,â katanya.
Khofifah berharap kegiatan tersebut turut membantu menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi di tingkat masyarakat.
âHarapan kita ini menjadi bagian dari penetrasi inflasi di setiap titik di mana kita melaksanakan pasar murah,â ujar Khofifah.
Dengan digelarnya pasar murah ke-95, Pemprov Jatim terus mendorong pola intervensi harga yang dilakukan langsung di titik-titik yang dekat dengan masyarakat, sekaligus membuka ruang pemasaran bagi produk UMKM lokal.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Iran Ogah Berunding Dibawah Blokade
-
Kabupaten Penajam Kenalkan Potensi Desa/Kelurahan lewat Video Pendek
-
Real Madrid Tutup Musim 2025/2026 dengan Kemenangan Telak 4-2 Atas Athletic Club
-
PKB Gelar Nobar Perempat Final Piala Dunia
-
Wang Uji Ketangguhan Alexandra Eala
-
Dibangun dari Tuban Sampai Gresik, Khofifah dan Wamen KP Bahas Percepatan Pembangunan Giant Sea Wall
-
Barasuara Tampil di Nipah Park Makassar, Pengunjung Melonjak 21 Persen Tembus 11 Ribu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.