Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Pesan Menkopolhukam Mahfud Md kepada Wisudawan UNP

📅 Minggu, 17 Des 2023, 10:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Pesan Menkopolhukam Mahfud Md kepada Wisudawan UNP Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Tangkapan layar Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Prof Mahfud Md menyampaikan orasi ilmiah di Universitas Negeri Padang, Minggu, (17/12/2023).

PADANG - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyampaikan dua pesan kepada para wisudawan Universitas Negeri Padang (UNP) Sumatera Barat.

"Pertama, setelah keluar dari gedung ini (wisuda) saudara akan masuk ke laboratorium yang sesungguhnya yaitu kehidupan masyarakat itu sendiri," kata Mahfud MD saat menyampaikan orasi ilmiah di Padang, Minggu (17/12).

Kepada wisudawan UNP, Menkopolhukam mengingatkan agar setiap lulusan berhati-hati ketika masuk ke lingkup masyarakat. Sebab, jika gagal, maka akan berpengaruh pada jenjang kehidupan jangka panjang.

Ia menganalogikan di perguruan tinggi mahasiswa yang gagal dalam satu mata kuliah maka bisa kembali mengulang pada semester berikutnya. Namun, berbeda halnya ketika gagal atau salah di tengah-tengah masyarakat maka cukup sulit untuk memperbaikinya.

Pesan kedua, lanjut dia, ijazah hanya sebagai bukti bahwa seseorang ahli dalam bidang tertentu. Namun, ijazah belum tentu menandakan seseorang adalah barisan intelektual.

Di hadapan wisudawan, ia kembali menyampaikan ucapan yang pernah disampaikan Bung Hatta Wakil Presiden Ke-2 RI yang berbicara tentang tanggung jawab inteligensia. Saat itu Bung Hatta mengatakan sarjana belum tentu intelek.

Alasannya, sarjana merupakan suatu keahlian informal sedangkan intelektualitas adalah kemuliaan moral. Oleh karena itu, setiap lulusan harus mampu menjadi seorang intelek bukan hanya sebatas sarjana.

"Kerap kali kesarjanaan itu bisa digunakan sebagai alat untuk menipu," ujar alumni Universitas Gadjah Mada tersebut.

Misalnya, seorang ahli hukum seperti pengacara, akademisi, hakim, jaksa dan sebagainya sengaja menggunakan keahliannya untuk menipu orang. Dengan kata lain pasal-pasal hukum tersebut tidak dapat diperjualbelikan.

"Tapi, kalau Anda menjadi seorang intelektual maka yang bertumpu di hati adalah moral," ujarnya mengingatkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Tim SAR Gabungan Fokuskan P...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Selatan Aj...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.