Gempa Rusak 61 Rumah di Kabupaten Bogor

Jumat, 15 Des 2023, 04:00 WIB

JAKARTA -Gempa bumi berkekuatan 4,6 magnitudo yang berpusat di Kabupaten Sukabumi telah merusak 61 rumah warga Kabupaten Bogor. Gempa terjadi Kamis (14/12) pukul 06.35 dengan kedalaman amat dangkal di lima kilometer.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, dikutp Antara, mengatakan, "Perkiraan hasil kaji cepat akibat gempa bumi, terdapat 61 rumah yang rusak." Dia mengungkapkan bahwa puluhan rumah yang terdampak gempa bumi tersebar di kecamatan Pamijahan, Luewiliang, Nanggung, dan Ciampea.

Ket. Foto: Kerusakan dampak gempa di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (14/12). — Sumber: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Bogor

Hingga kini BPBD Kabupaten Bogor masih mengkaji cepat dampak gempa bumi. "Saat ini BPBD sedang mengkaji cepat bencana termasuk evakuasi masyarakat di lokasi terdampak bencana," ujar Adam.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, melaporkan gempa magnitudo 4,6 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Kamis (14/12) pukul 06.35 WIB.

BMKG mencatat pusat gempa berada di darat, 25 kilometer barat laut Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 5 kilometer. Lebih lanjut lokasi terdampak gempa di Kabupaten Sukabumi terjadi di Kecamatan Kabandungan, Kalapanunggal, Kadudampi, dan Cikembar.

Diminta Waspada

Sementara itu,Bupati Bogor, Iwan Setiawan, mengimbau warga sekitar kaki Gunung Salak untuk meningkatkan kewaspadaan setelah dua kali diguncang gempa bumi dalam satu pekan terakhir. "Kami minta dan mengimbau masyarakat yang rumahnya berlokasi di kaki gunung Salak untuk waspada," pinta Iwan.

Menurut Iwan, peringatan tersebut juga berlaku bagi masyarakat yang tinggal di kaki Gunung Gede Pangrango karena Kabupaten Bogor diapit dua gunung tersebut. Selain mewanti-wanti masyarakat, dia juga menginstruksikan BPBD untuk melakukan mitigasi bencana secara optimal.

"Kita sudah ada edukasi dan pelatihan untuk pencegahan dari BPBD. Kita juga akan mengadakan rapat khusus," jelas Iwan.
Dia mengungkapkan bahwa BPBD Kabupaten Bogor juga akan mengkaji mengenai wilayah yang masuk dalam garis bentang kaki Gunung Salak dan rawan gempa bumi.

Bencana alam gempa bumi pertama terjadi Jumat (8/12) dini hari di Desa Purwabakti, Pamijahan, Kabupaten Bogor. Gempa ini mengakibatkan 77 rumah dan dua tempat ibadah rusak. Kemudian, Kamis (14/12) pagi, gempa bumi kembali terjadi berkekuatan 4,6 magnitudo yang berpusat di Kabupaten Sukabumi.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan opsi relokasi bagi masyarakat yang menjadi korban bencana alam gempa bumi di Desa Purwabakti, Pamijahan, Bogor. Iwan Setiawan, menjelaskan upaya relokasi diwacanakan karena mayoritas warga terdampak bencana tinggal di tanah berstatus Hak Guna Usaha milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

"Kalau mau relokasi nanti disiapkan. Kita juga masih punya beberapa hektare tanah di wilayah Cigudeg. Kalau mereka mau direlokasi sudah pasti nyaman, tidak akan ada pengusiran maupun pengosongan," jelas Iwan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Karhutla Menggila! Kalsel Bentuk Tim Khusus untuk Tangani 3 Lokasi Prioritas

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.