Kemendikbudristek: Pembelajaran Vokasi Harus Sesuai Kepentingan Peserta Didik
Kamis, 14 Des 2023, 13:58 WIBJAKARTA - Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kiki Yuliati, mengatakan, pembelajaran di satuan pendidikan vokasi baik SMK maupun perguruan tinggi vokasi, harus sesuai kepentingan peserta didik. Jangan sampai, pembelajaran semata mengejar akreditasi dan ranking saja.
"Bukan semata untuk akreditasi, ranking, tapi ayo kita pikirkan semua upaya kita untuk kepentingan peserta didik," ujar Kiki, usai acara Vokasifest 2023, di Jakarta, Rabu (13/12).
Dia menambahkan, relevansi pembelajaran vokasi harus dipastikan. Tidak hanya dengan kebutuhan kerja, tapi juga tantangan yang akan dihadapi peserta didik di masa depan.
"Pendidikan vokasi menyiapkan lulusannya bekerja, berwirausaha, atau melanjutkan studi. Namun sebetulnya di balik siap kerja adalah menyiapkan peserta didik untuk menghadapi apapun yang akan mereka hadapi di masa depan," jelasnya.
Hasil Transformasi
Kiki mengungkapkan, transformasi pendidikan vokasi saat ini telah menunjukkan hasil yang membanggakan. Hal tersebut terlihat dari gelaran Vokasifest x Festival Kampus Merdeka menjadi sarana bagi para insan vokasi untuk menunjukkan hasil karyanya.
Dia menambahkan, bahwa gelaran Vokasifest x Festival Kampus Merdeka merupakan dua kegiatan yang digabung menjadi satu. Tujuannya untuk menyampaikan ke publik perubahan-perubahan yang sudah dilakukan, dan menunjukkan sebagian hasil dari perubahan tersebut ke publik.
"Gelaran Vokasifest x Festival Kampus Merdeka memberikan kesempatan bagi para peserta didik, para guru, para dosen yang sudah berkarya di kampus dan di sekolah masing-masing untuk menunjukkan kebolehan mereka selama ini ke semua pihak," katanya.
Alumni jurusan Tata Boga SMKN 8, Rizkisyah Putra Singarimbun, menyampaikan bahwa gelaran Vokasifest x Festival Kampus Merdeka merupakan kegiatan yang sangat bagus sekali. Menurutnya, banyak sekali ilmu dan perspektif yang bisa diambil.
"Hal itu menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan dalam negeri khususnya pendidikan vokasi memang berhasil mencetak orang-orang yang memang kompeten jadi ini adalah wujud yang nyata bahwasannya produk dalam negeri juga sangat bisa bersaing di dunia industri," ucapnya.
Kiki yang merupakan seorang finalis ajang lomba memasak tingkat nasional itu, menyebut, pendidikan vokasi sangat memberikan manfaat bagi dirinya. Pendidikan vokasi itu membentuk karakter, pembentukan budi pekerti, pembentukan diri lebih ke fundamental.
"Jadi bagaimana kita bisa bersikap di industri, bagaimana kita bisa bersikap di dunia kerja yang nyata nanti," terangnya.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.