Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Budi Arie Ingatkan Pentingnya Literasi Digital untuk Perempuan

📅 Kamis, 14 Des 2023, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Budi Arie Ingatkan Pentingnya Literasi Digital untuk Perempuan Doc: kominfo.go.id

Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, mengingatkan pentingnya literasi digital untuk kaum perempuan demi terciptanya ruang digital yang lebih sehat, bijak dan produktif.

"Literasi digital untuk kaum perempuan itu penting karena indeks literasi digital kita kan baru 3,49 dari skala 5, masih sedang. Kita harus tingkatkan terus supaya indeks literasi digital masyarakat Indonesia meningkat, dan yang berperan penting kan perempuan," kata dia di Jakarta, Rabu (13/12).

Budi Arie mengatakan Kementerian Kominfo mendukung penuh kegiatan yang bertujuan meningkatkan kecakapan literasi digital seluruh masyarakat termasuk para perempuan dalam rangka mewujudkan Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD).

"Digitalisasi ini kan membentuk masyarakat digital. Masyarakat digital itu perlu literasi, termasuk perempuan, sehingga kegiatan-kegiatan yang mendorong perempuan-perempuan untuk melek digital, makin cakap digital menjadi penting," kata dia.

Lebih lanjut, sambung Budi Arie, Kementerian Kominfo konsisten mendukung upaya peningkatan kecakapan literasi digital seluruh masyarakat. Menurut dia, khusus perempuan, salah satu program yang dapat dimanfaatkan yakni program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD), yang dirancang demi meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia.

Melalui program ini, Kementerian Kominfo bersama para mitra komunitas masyarakat memberikan pelatihan kecakapan digital bagi masyarakat umum termasuk perempuan mengenai kecakapan digital, etika digital, budaya digital dan keamanan digital. Beberapa modul dalam program GNLD membahas langkah-langkah literasi digital bagi keluarga, anak, dan cara mengenali hoaks dan menghadapi kekerasan berbasis gender daring.

"Salah satu kelas yang disebarkan GNLD mendukung perempuan berwirausaha di ruang digital," ujar Budi Arie.

Selain terkait literasi digital, Budi Arie juga mengingatkan agar masyarakat tidak membuat dan menyebarkan konten-konten hoaks, fitnah, ujaran kebencian dan merendahkan martabat orang lain, terlebih pada masa jelang Pemilu 2024 saat ini. Kementerian Kominfo, imbuh dia, melakukan patroli siber demi mendukung terwujudnya pemilu damai 2024.

"Kalau memenuhi kriteria ini hoaks, fitnah, ujaran kebencian, merendahkan martabat orang lain, pasti kamitake down. Kan kita mau politik dan demokrasi kita lebih berkualitas, sehingga narasi atau konten-konten berbau perpecahan antar anak bangsa, SARA, dan sebagainya pasti akan kamitake down," tegas dia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.