Anas: Kelembagaan dan Komitmen Pimpinan Kunci Cegah Korupsi
Kamis, 14 Des 2023, 06:55 WIBMenteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan ada faktor lain yang patut diperhitungkan dalam mengatasi masalah korupsi di Indonesia yakni kelembagaan dan komitmen pimpinan.
"Kelembagaan dan komitmen pimpinan menjadi kunci pencegahan dan pemberantasan korupsi," kata Anas dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (12/12).
Menpan RB turut hadir dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2023 di Istora Senayan yang dihadiri Presiden Joko Widodo. Dalam pengarahannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan pemanfaatan teknologi diperlukan sebagai pagar diri dalam mencegah dan memberantas korupsi di Tanah Air.
Berbagai aplikasi telah dibuat pemerintah sebagai langkah memagari diri dari potensi korupsi, seperti e-katalog, pajakonline,one single submission(OSS), dan Sistem Informasi Pemerintah Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI). Kemenpan RB sebagai koordinator Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) nasional terus mengakselerasi implementasi di berbagai elemen birokrasi.
Menurut Anas, digitalisasi birokrasi melalui SPBE menjadi salah satu aksi pencegahan korupsi.
"Meski demikian, digitalisasi tidak dimaknai hanya sebagai aplikasi semata," kata dia.
DalamGovernment Technology(GovTech) yang saat ini tengah dikembangkan Kemenpan RB, lanjut dia, interoperabilitas adalah elemen utama untuk mengintegrasikan berbagai sistem yang ada saat ini.
Turut hadir dalam Peringatan Harkodia 2023 Ketua KPK Nawawi Pomolango yang menyebutkan Hakordia menjadi penanda dan pengingat bahwa korupsi adalah musuh bersama. Nawawi menegaskan bahwa korupsi memiliki sifat korosif yang dapat mengikis setiap pencapaian yang telah diraih.
Sesuai dengan tema peringatan Harkodia 2023Sinergi Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju, hal ini menjadiwake-up calluntuk memperkuat sinergi dan kerja sama setiap elemen bangsa dalam membasmi korupsi.
Nawawi mengatakan sinergi dan penggunaan teknologi informasi merupakan suatu keharusan. "Sinergi adalah keniscayaan untuk bergerak maju. Pemerintah telah menetapkan SPBE, tinggal bagaimana implementasi SPBE diakselerasi oleh Kemenpan RB," kata dia. Ant/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
MKGR Jateng Resmi Usung Adies Kadir Kembali Pimpin DPP, Tegaskan Pentingnya Konsolidasi Nasional
-
Rawan Tekanan Lanjutan, 24 November 2025
-
Danlanud Sultan Hasanuddin Sambut Kedatangan Menhan RI dan Wakasau di Makassar
-
Sport Tourism Bisa Jadi Motor Penggerak Ekosistem Ekraf
-
Jaga Loyalitas Pelanggan XLSmart Adakan Undian Berhadiah
-
Polri Beri Bantuan Pendidikan ke Anak Terancam Putus Sekolah di Wakai
-
Alarm Perlindungan Konsumen: Ratusan Pengaduan Menumpuk di Meja BPKN, Kerugian Nyaris Rp440 Miliar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.