Berpotensi Melemah Terbatas
Kamis, 07 Des 2023, 09:05 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS rentan kembali melemah, hari ini (7/12). Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi rilis data pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS), yakni ADP Employment Change.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede melihat penguatan rupiah kemarin cenderung terbatas sehingga berpotensi berbalik arah dalam jangka pendek. Dia beralasan investor masih menunggu rilis data ADP Employment Change.
Josua mengungkapkan pasar berekspektasi data ADP employment lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya sehingga dapat mendorong penguatan dollar AS. Karenanya, Josua memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasa uang antarbank, Kamis (7/12), bergerak melemah terbatas di kisaran 15.415-15.575 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank pada penutupan perdagangan, Rabu (6/12), menguat 11 poin atau 0,07 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15. 494 rupiah per dollar AS.
Analis ICDX Taufan Dimas Hareva mengatakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS naik atau menguat dipengaruhi kondisi pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang mulai mendingin, tercermin dari data lowongan pekerjaan yang menurun. "Penurunan jumlah lowongan tenaga kerja menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja AS yang mulai mendingin dapat menopang pergerakan rupiah," kata Taufan di Jakarta, kemarin.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Indo Livestock 2026 Expo dan Forum Perkenalkan Grand Championship, Tingkatkan Standar Kompetisi Ternak Nasional.
-
Serunya Main Bareng Tanpa Gawai di Surabaya
-
Tak Terkejar, Bayern Muenchen Juara Liga Jerman
-
ITD Summit 2026: TelkomGroup Buktikan AI Bukan Tren, Tapi Alat Kerja Nyata
-
RI Dorong Kemandirian Plastik
-
Bank Indonesia Pastikan “All Out” 24 Jam Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
-
IMO Imbau Kapal Harus Ekstra Hati-hati di Dekat Selat Hormuz
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.