Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IKN Didesain untuk Kualitas Hidup yang Lebih Baik

📅 Jumat, 01 Des 2023, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
IKN Didesain untuk Kualitas Hidup yang Lebih Baik Doc: istimewa
Ket. IKN Nusantara

JAKARTA - Keberadaan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan upaya untuk menghadirkan kualitas hidup yang jauh lebih baik.

"Keberadaan IKN Nusantara adalah upaya untuk hadirkan kualitas hidup lebih baik bagi setiap orang. mendukung pertumbuhan dan pemerataan ekonomi, sekaligus memberikan kesempatan yang lebih baik bagi generasi muda untuk memberikan kontribusi, skil, pengalaman, serta keterampilan mereka," kata Tenaga Ahli Komunikasi Otorita IKN Troy Pantouw saat berbicara di hadapan audiens yang memenuhi auditorium RRI Jakarta dalam perhelatan "Voice of Nusantara: Kota Dunia untuk Semua", Rabu (29/11) malam.

Berbicara di depan sebagian besar generasi muda, Troy mengatakan bahwa IKN Nusantara didesain sebagai kota hijau nan cerdas dan terkoneksi satu sama lain dengan dukungan infrastruktur teknologi tinggi.

"IKN Nusantara menjadi kota modern global. Ini bukan sekadar kota baru, melainkan kota publik yang dimiliki oleh semua. Bukan hanya bagi kita masyarakat Indonesia, namun juga dari negara-negara lain. Mereka akan memiliki keterikatan emosional dengan IKN Nusantara," terang dia.

Lebih lanjut, Troy menjelaskan bahwa hingga saat ini banyak negara di dunia yang melirik IKN Nusantara bahkan mau menempatkan investasi untuk membangun kota tersebut.

"Di IKN nanti sampai tahun 2045 diperkirakan ada 1,9 juta penduduk. Kabar membanggakan lain adalah sudah ada 13 Badan PBB seperti WHO, UNICEF, dan UNESCO yang sudah berkomitmen untuk mendukung IKN Nusantara," tambah Troy.

Troy melanjutkan bahwa proses pemindahan ibu kota negara ke Kaltim menjadi hal penting dengan salah satu pertimbangan tekanan atau kepadatan jumlah penduduk Kota Jakarta yang semakin besar. Hal lain yang menjadi pertimbangan pemindahan ibu kota adalah pemerataan pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya tersentralisasi di Kota Jakarta atau Pulau Jawa.

"Sudah waktunya pemerataan pertumbuhan ekonomi bergerak ke pulau lain, bertransformasi. Pemindahan ini ada prosesnya melalui penelitian panjang. Beberapa kali saya dengar informasi yang menganggap seakan ibu kota negara dipindah tiba-tiba. Ini bukan dimulai pada satu, dua, bahkan lima tahun kemarin. Sejak masa pemerintahan Bung Karno, sudah ada wacana ibu kota negara untuk berpindah. Semua sudah dipikirkan dan dipertimbangkan," kata Troy.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bidang Pelaksanaan Transportasi Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Atyanto Busono menyampaikan kemajuan proses pembangunan IKN Nusantara hingga saat ini.

Menurut dia, beberapa prasarana penting di antaranya istana presiden, kantor kementerian koordinator, hunian aparatur sipil negara, dan rumah sakit, akan selesai dibangun di IKN Nusantara pada 2024 mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.