Pesawat Osprey Milik AS Jatuh di Perairan Jepang, 1 Awak Tewas, 7 Hilang

Kamis, 30 Nov 2023, 09:15 WIB

TOKYO - Helikopter Osprey milik Angkatan Udara Amerika Serikat jatuh saat latihan di perairan lepas pantai Jepang pada Kamis (30/11). Tim penyelamat masih menjelajahi perairan itu untuk mencari tujuh personel AL AS yang hilang.

Satu orang tidak sadarkan diri ditemukan di laut pada Rabu (29/11) dan kemudian dinyatakan meninggal setelah pesawat tersebut jatuh di lepas pulau Yakushima, menurut penjaga pantai Jepang.

Ket. Foto: Ilustrasi - Helikopter Osprey milik Angkatan Udara AS. — Sumber: USA Today

Komando Operasi Khusus Angkatan Udara AS mengatakan delapan awak berada di atas CV-22B Osprey saat melakukan "misi pelatihan rutin" dari Pangkalan Udara Yokota di Jepang.

"Penyebab kecelakaan itu saat ini tidak diketahui," katanya dalam sebuah pernyataan pada Rabu. Personel darurat di lokasi melakukan operasi pencarian dan penyelamatan.

Seorang pejabat manajemen darurat di wilayah Kagoshima, tempat kecelakaan itu terjadi, mengatakan, polisi telah menerima informasi pesawat itu "memuntahkan api dari mesin kiri".

Foto-foto yang dirilis penjaga pantai menunjukkan apa yang tampak seperti rakit penyelamat berwarna kuning yang terbalik dan puing-puing lainnya di perairan Yakushima, yang terletak di selatan pulau utama paling selatan Jepang, Kyushu.

Seorang juru bicara penjaga pantai Jepang mengatakan kepada AFP pada Kamis, operasi pencarian terus berlanjut sepanjang malam dan melibatkan enam kapal patroli dan dua pesawat.

Polisi dan penyelamat setempat juga dilibatkan, dan penjaga pantai mengatakan akan menggunakan perangkat sonar khusus untuk memindai dasar laut.

Penjaga pantai awalnya mengatakan delapan awak berada di kapal sebelum merevisi jumlahnya menjadi enam dan kemudian kembali menjadi delapan.

Rentetan tabrakan

Osprey, yang dikembangkan oleh Bell Helicopters dan Boeing dan dapat beroperasi seperti helikopter atau pesawat bersayap tetap, telah mengalami serangkaian kecelakaan fatal selama bertahun-tahun.

Pada Agustus, kecelakaan di Australia utara menewaskan tiga marinir AS di antara 23 penumpang.

Osprey Boeing MV-22B jatuh di Pulau Melville, utara Darwin saat latihan militer untuk pasukan lokal. Saat itu penyebabnya masih belum jelas.

Empat Marinir AS tewas di Norwegia tahun lalu ketika pesawat MV-22B Osprey mereka jatuh saat latihan NATO.

Tiga Marinir tewas pada tahun 2017 ketika sebuah Osprey jatuh setelah menabrak bagian belakang kapal pengangkut ketika mencoba mendarat di laut lepas pantai utara Australia.

Dan 19 Marinir tewas pada tahun 2000 ketika Osprey mereka jatuh saat latihan di Arizona.

Dikandangkan

Pada 2016, sebuah MV-22 Osprey mendarat di lepas pantai Okinawa, menyebabkan Marinir AS untuk sementara menghentikan pesawat tersebut di Jepang setelah kecelakaan tersebut memicu kemarahan penduduk setempat.

Seorang pejabat Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan kepada Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa dalam sebuah pertemuan pada Kamis bahwa mereka berencana meminta AS untuk menangguhkan penerbangan Osprey, kata seorang pejabat LDP kepada AFP.

Sehari sebelumnya, Perdana Menteri Fumio Kishida telah menyatakan bahwa pemerintahnya tidak akan segera mengajukan permintaan tersebut atau mempertimbangkan untuk melakukan hal tersebut terhadap pesawat Osprey yang digunakan militer Jepang, kantor berita Kyodo melaporkan.

"Ini adalah masalah yang harus kita pikirkan setelah memastikan apa yang sebenarnya terjadi," kata perdana menteri kepada wartawan, menurut Kyodo.

Militer AS memiliki sekitar 54.000 personel di Jepang.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.